alexametrics

Wanita Tanpa Tembakau Usulkan Aturan Soal Rokok

29 Januari 2019, 15:53:04 WIB

JawaPos.com – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) masih dalam pembahasan di DPRD Surabaya. Organisasi Wanita Tanpa Tembakau (WITT) Jawa Timur (Jatim) akan mengajukan usulan sebelum aturan tersebut resmi digedok.

Pertama, meminta DPRD Surabaya memasukkan poin yang memperbanyak area dilarang merokok. “Kami mendorong Pansus DPRD Surabaya segera menggedok Raperda KTR. Sesuai Undang-undang nomor 5 tahun 2008 tentang KTR, kami ingin ada pemilahan mana (tempat) yang bisa merokok dan mana yang tidak,” kata Ketua WITT Jatim Arie Soerioan di Surabaya, Selasa (29/1).

Kedua, WITT Jatim meminta DPRD Surabaya mengawasi realisasi Perda KTR saat sudah diterapkan. Sehingga Perda KTR tidak hanya sebatas aturan. Tapi ada penerapan kongkret. Misalnya soal larangan merokok di semua gedung pemerintahan, swasta, fasilitas umum, sekolah dan lokasi di sekitarnya.

Arie ingin ada tempat khusus merokok di lokasi-lokasi itu. “Kami juga ingin ada aturan batas usia perokok. Paling tidak harus berusia 17 tahun ke atas. Supaya,menekan jumlah perokok dan ada gap antara perokok dan nonprokok,” papar Arie.

Menurutnya, masih banyak kantor pemerintahan dan swasta yang membolehkan karyawannya merokok. Apalagi dengan wilayah Surabaya cukup luas, banyak orang yang merokok sembarangan. “Apalagi kalau musim kemarau. Buang putung rokok sembarangan dapat menyebabkan kebakaran. Berarti bisa lebih berbahaya lagi,” tuturnya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim Sri Adiningsih menambahkan, para orang tua harus menjadi contoh bagi anaknya soal mengurangi rokok. Selain itu, orang tua juga dapat menjadi pengawas aktivitas anak di sekolah.

Banyak sekolah di Surabaya yang lokasinya dekat warung yang biasa menjual rokok. Untuk itu, dia berharap ada langkah kongkret dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya selama Raperda KTR masih dibahas. “Kalau Perda KTR nggak segera digedok, kami akan temui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Karena kami mendukung program untuk menyehatkan warga Surabaya,” tukas Sri.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Aryo Mahendro

Wanita Tanpa Tembakau Usulkan Aturan Soal Rokok