alexametrics

Penangkapan Ikan Ilegal Marak di Palembang

29 Januari 2019, 06:43:01 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus berupaya untuk melestarikan ekosistem ikan di Kota Palembang. Pasalnya, hingga kini penangkapan ikan secara illegal masih marak di Kota Pempek.

Terbukti, kerap kali ditemukan kasus ikan mengambang terutama di dua kawasan seperti di kawasan PT Pusri dan kawasan Kertapati Palembang.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Palembang, Desy Elfiaty mengakui jika saat ini penangkapan ikan secara illegal atau menggunakan peralatan tidak ramah lingkungan masih marak terjadi seperti menggunakan listrik dan zat kimia.

Hal ini tentunya berakibat pada ekosistem ikan di perairan Sungai Musi. Karena itu, pihaknya telah memetakan beberapa kawasan yang sering terjadi penangkapan secara illegal tersebut. Ada dua kawasan yang marak terjadinya penangkapan ikan secara illegal yakni di kawasan PT Pusri dan kawasan Kertapati.

“Kami menetapkan dua kawasan ini karena sering kali kami menemukan kasus ikan mengambang di wilayah tersebut mungkin karena terkena limbah atau ada yang menggunakan listrik,” katanya saat ditemui disela penyebaran benih ikan di Sungai Musi, Senin (28/1).

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada nelayan agar lebih mengerti. Selain itu, juga bekerjasama dengan komunitas sehingga jika masih ditemukan maka dapat langsung melaporkannya kepada Pemkot Palembang. Untuk melestarikan ikan di Sungai Musi, pihaknya juga terus melakukan penyebaran beni minimal satu tahun tiga kali.

“Kami harap ekosistem ikan di Sungai Musi ini terus bertahan. Bahkan, Wakil Wali Kota Palembang meminta agar penyebaran benih di Sungai Musi ini dilakukan tiap bulan,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, penyebaran benih ikan ini merupakan symbol pelestarian agar ekosistemnya tetap terjaga. Ia menegaskan, penangkapan ikan menggunakan alat tangkap yang berbahaya itu dapat dipidanakan.

Hal ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan dimana bagi nelayan yang menangkap ikan secara illegal akan dijerat dengan sanksi pidana. “Kami para komunitas menjaga kelestarian ikan di Kota Palembang. Kan sayang jika ikan belida yang merupakan ikan khas Kota Palembang ini hilang (punah),” tutupnya.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Alwi Alim


Close Ads
Penangkapan Ikan Ilegal Marak di Palembang