alexametrics

Lewat Ajang SMA Awards, Khofifah Beri Apresiasi Tertinggi Inovasi

28 Desember 2021, 14:14:06 WIB

JawaPos.com-Malam penganugerahan event pendidikan tahunan paling bergengsi di Jawa Timur, SMA Awards, kembali digelar. Bertempat di Ballroom Shangri-La Hotel, Surabaya, (9/12), ajang kompetisi yang diikuti oleh 1.528 sekolah se-Jatim, dan 26.215 siswa peserta itu dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah mengatakan proses pendidikan idealnya memang tidak hanya tertumpu pada pendidikan akademik saja tetapi juga non-akademik.

Pendidikan juga harus berpijak pada filosofi mengoptimalkan kemampuan siswa melalui olah hati, olah rasa, olah raga, dan olah pikir.

Seiring dengan itu, ujar dia, Jawa Timur terus melakukan inovasi, bimbingan dan pelatihan dengan output berbagai prestasi yang telah diraih pada ajang bergengsi tingkat nasional maupun internasional.

Nah, kegiatan SMA Awards 2021 ini mempunyai tugas sebagai pendorong bagi siswa untuk melakukan kegiatan yang berorientasi akademik dan non-akademik.

Juga, yang tidak kalah penting adalah memperluas sosialisasi siswa sehingga dapat menunjukkan bahwa prestasi tidak sekadar nilai-nilai di bidang akademik, namun juga berbagai inovasi. Terutama, pada berbagai hal lain yang bisa mengembangkan skill yang dimiliki oleh para siswa Jawa Timur di era new normal ini.

”Dari ajang ini saya yakin akan lahir generasi muda hebat dengan beragam kompetensi yang kreatif dan inovatif meskipun saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19,” tuturnya dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com.

Meski begitu, imbuh dia, krisis pandemi justru bisa menjadi tantangan luar biasa bagi Jawa Timur dan seluruh dunia. Bahkan banyak hikmah dan pembelajaran yang didapatkan dari krisis.

Di antaranya, para guru melakukan pembelajaran secara daring atau online, menggunakan tools atau perangkat baru, dan menyadari bahwa sebenarnya pembelajaran, kreativitas, dan inovasi bisa terjadi di manapun.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi, dan Kepala Bidang SMA Dispendik Jatim Ety Prawesti dalam acara SMA Awards 2021.

Pada malam penganugerahan yang juga dihadiri oleh Direktur SMA Kemendikbud Dr. Soehartono Arham, MSi, Rektor ITS Prof.Dr.Ir.Mochamad Ashari, M.Eng, Direktur Utama PT Jawa Pos Koran Leak Kustiyo, Danlanud Marsma M. Untung Suropati, SE.

Ada pula Danrindam V/Brawijaya Kol. Inf. Teddy Arifiyanto S., Kalapetal Kolonel Laut Apri Suryanta, Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Harry Kurniawan, SIK, M.H., kepala OPD Jawa Timur, kepala cabang dinas pendidikan, ketua MKKS SMA Negeri dan swasta, dan siswa/siswi pemenang lomba SMA Awards.

Ajang  ini memberikan 30 kategori penghargaan atas berbagai kompetisi yang diselenggarakan. Beberapa di antaranya adalah OSIS eksis, jati diri-ku, teater, sinematografi, inovasi sekolah new normal, duta pelajar putra dan putri, serta sekolah berprestasi akademik dan non-akademik.

Ada juga, kompetisi desain grafis, komik strip, stand up comedy, menyanyi solo, story telling, technopreneur, cerdas cermat kebangsaan, serta debat bahasa Inggris. Tentu masih ada sederet kompetisi lainnya.

Rangkaian kompetisi SMA Awards 2021 itu telah diselenggarakan pada Oktober-November 2021. Nah, selain penghargaan 30 kategori lomba, pada malam penganugerahan SMA Awards 2021 itu juga diberikan penghargaan khusus. Yaitu, untuk kategori sekolah inspiratif, sekolah impresif, sekolah double track, dan juara umum.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi mengatakan, tantangan di dunia pendidikan tidak mudah. Apalagi seiring dengan gempuran arus teknologi dan modernisasi. Karena itu, pihaknya mengajak semua pihak untuk terlibat dalam peningkatan kemampuan akademik dan non-akademik siswa.

Pihaknya bersyukur sejauh ini berbagai prestasi telah diraih siswa/siswi SMA Jawa Timur, baik prestasi internasional maupun nasional. Pada 12 November 2021 Jatim kembali meraih Juara Umum Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2021 dengan perolehan medali 29 emas, 29 perak, dan 25 perunggu.

”Dan ini merupakan kebanggan Jawa Timur. Tentu saja, inovasi-inovasi baru lainnya harus lahir sesuai perkembangan zaman dan kondisi. Melalui berbagai kegiatan kita tumbuhkan kreativitas. Kita asah skill siswa. Karena yang terpenting adalah kesempatan dan pengalaman untuk turut aktif berkompetisi secara positif,” jelasnya.

Dia berharap, melalui SMA Awards sekolah-sekolah di Jatim bisa menggali potensi akademik dan non-akademik peserta didik dalam bidang seni, olahraga, dan organisasi siswa serta inovasi sekolah. Juga, bisa menjadi ajang unjuk bakat, minat dan inovasi sekolah dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan.

Editor : Ainur Rohman

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads