alexametrics

Sinkhole Surabaya Teratasi Dalam 7 Hari

28 Desember 2018, 09:51:30 WIB

JawaPos.com – Peristiwa tak terduga terjadi Selasa (18/12) lalu. Jalan Raya Gubeng, Surabaya, tiba-tiba ambles. Panjang lubang mencapai 100 meter dengan kedalaman 10 meter. Arus lalu lintas pun putus total.

Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya bersama pihak terkait kemudian bekerja keras memulihkan kondisi Jalan Raya Gubeng. Mereka tergabung dalam tim recovery, dan perbaikan sinkhole Surabaya dapat dilakukan dalam waktu 7 hari.

Mulai dari pengerjaan instalasi PDAM di sekitar lokasi amblesnya jalan pada Rabu (19/12) lalu, dan perencanaan perbaikan sehari setelahnya. Pemkot dan sejumlah ahli dari Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merencanakan perbaikan hingga seminggu.

Jalan Raya Gubeng Ambles
Proses perbaikan Jalan Raya Gubeng setelah ambles. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Tak lama, Pemkot Surabaya lalu memulai perbaikan jalan. Sejumlah pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Cipta Karya mengeruk reruntuhan di dasar sinkhole. Sekitar belasan mobil beko dan dump truk dikerahkan untuk mengumpulkan reruntuhan serta menutup sinkhole dengan material pasir dan batu (sirtu).

Rabu (26/12) lalu, para pekerja mulai mengaspal jalan secara menyeluruh. Tidak ada 1 sentimeter pun badan jalan yang tidak diaspal. Besoknya atau Kamis (27/12), jalan tersebut selesai diaspal.

Kemudian para pekerja mulai mengecat marka jalan dan memasang pembatas antara jalan di sisi Timur dan sisi Barat. Pemkot Surabaya resmi membuka jalan di sisi Timur pukul 18.00 WIB. Tepat tujuh hari seperti yang telah ditargetkan Pemkot Surabaya dan PT NKE.

Berikut kronologi amblesnya Jalan Raya Gubeng, proses perbaikan, hingga kembali dibuka untuk umum:

Selasa (18/12), Jalan Raya Gubeng Ambles

Kota Pahlawan gempar saat Jalan Raya Gubeng ambles pukul 21.49 WIB. Sempat terdengar gemuruh 15 detik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun akses dari arah Jalan Kertajaya menuju ke beberapa tempat melalui jalan tersebuttertutup. Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana memastikan jalan ambles karena proyek basement.

Rabu (19/12), Polisi Panggil 11 Saksi

Pemkot Surabaya belum memulai perbaikan jalan yang telah disebut Sinkhole itu. Pemkot Surabaya baru mengupayakan pengalihan lalu lintas dan bekerja sama dengan para ahli dari ITS untuk memperbaiki Jalan Raya Gubeng dalam waktu 7 hari.

Sementara itu, polisi masih mengusut penyebab terjadinya sinkhole di ruas Jalan Raya Gubeng. Polisi memanggil 11 saksi dari 3 perusahaan yang terkait dengan amblesnya jalan.

Kamis (20/12), Pemkot Surabaya Minta Ganti Rugi

Belum jelas soal apa penyebab dan siapa yang bertanggung jawab atas amblesnya Jalan Raya Gubeng. Beberapa ahli teknik sipil dan geoteknik hingga Kementerian PUPR menduga jika proyek bangunan di sisi Barat jalan yang jadi penyebab.

Sementara itu, Pemkot Surabaya masih belum memulai perbaikan jalan. Namun, pemkot telah berencana menagih biaya perbaikan kepada pihak swasta yang mengerjakan proyek bangunan di sisi Barat jalan. Masyarakat yang mengaku terdampak juga ikut-ikutan menggugat sebesar Rp 300 miliar.

Jumat (21/12), Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Perbaikan

Pemkot Surabaya dan PT Nusantara Konstruksi ENgineering (NKE) akhirnya memulai pengerjaan perbaikan Sinkhole Surabaya. Sejumlah kendaraan proyek lalu lalang di kedua sisi longsoran untuk membersihkan reruntuhan di dasar sinkhole.

PT NKE menyediakan 4.000 kubik material berupa pasir dan batu (sirtu), 4 unit buldoser, 4 ekskavator, dan 120 dump truk. Plus dana segar Rp 10 miliar. Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pihaknya menyediakan 1.000 kubik sirtu dan sejumlah alat berat lainnya.

Sabtu (22/12), Tumpukan Sirtu Mulai Menutup Sinkhole

Pemkot Surabaya dan PT Nusantara Konstruksi Engineering (NKE) masih terus menggarap perbaikan Jalan Raya Gubeng. Tumpukan sirtu berangsur memenuhi lubang menganga di jalan tersebut. Setiap 20 cm, para pekerja melakukan pemadatan hingga lapisan sirtunya padat dan mengeras.

Departemen Operasi PT NKE Hendri Noor yang mengawasi para pekerja memperbaiki jalan itu. Sementara Risma mengawasi dan mengarahkan anak buahnya. Kedua pihak bahu-membahu dan bekerja 24 jam non stop untuk menutup sinkhole dengan tumpukan sirtu.

Selasa (25/12), Tanah Sudah Capai Permukaan Jalan

Selama 3 hari bekerja, hasilnya mulai terlihat. Proses penimbunan dan pemadatan sirtu mulai dari dasar sinkhole, telah mencapai ketinggian 12 meter atau sesuai dengan tinggi patahan jalan. Selanjutnya, para pekerja mulai membersihkan jalan yang masih berupa tanah itu. Sekaligus mempersiapkan steel sheet pile untuk dipasang di sisi Barat jalan dan box culvert di sisi Timur.

Di sisi lain, tim laboratorium forensik Polda Jawa Timur (Jatim) masih terus melakukan penyelidikan dan mengumpukan barang bukti. Mereka juga melakukan beberapa analisa terkait temuan di lokasi amblesnya Jalan Raya Gubeng. Polisi mengumpulkan bukti dan menganalisa untuk meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan.

Rabu (26/12), Jalan Raya Gubeng Siap Diaspal

Pengerjaan perbaikan terus berlanjut. Prosesnya telah memasuki tahap pengaspalan. Dimulai dengan membersihkan kembali permukaan jalan dan melapisi dengan aspal cari atau prime coat. Butuh waktu 8 jam hingga lapisan aspal cair mulai meresap ke dalam tanah.

Namun, polisi masih belum mengizinkan pembukaan jalan tersebut. Polisi perlu berdiskusi dengan Pemkot Surabaya, para ahli dan PT NKE terkait kapan jalan dapat dibuka untuk umum. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku belum yakin dengan ketahanan badan jalan.

Kamis (27/12), Jalan Raya Gubeng Kembali Dibuka

Para pekerja masih melakukan proses perbaikan yang sudah masuk tahap finishing sejak pagi pukul 05.00 WIB. Antara lain pengaspalan, pemasangan rambu, dan pengecatan marka jalan.

Hingga pukul 16.00 WIB, marka jalan telah siap. Pembatas jalan berupa papan seng dan water barrier juga telah diletakkan di sisi barat jalan. Uji coba mulai dilakukan. Tepat pukul 18.00 WIB, Pemkot Surabaya resmi membuka Jalan Raya Gubeng untuk umum.

Polisi juga telah mengalami kemajuan terkait kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng. Polisi menyatakan menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan dan telah menemukan titik terang jika beberapa pihak swasta ditengarai melakukan pelanggaran pidana.

Spesifikasi Sinkhole:

Waktu Kejadian: Selasa (18/12) pukul 21.49 WIB

Panjang lubang: 100 meter

Kedalaman lubang: 10 meter

Material Tersedia:

1. PT NKE menyediakan 4.000 kubik sirtu , 4 unit buldoser, 4 ekskavator, 120 dump truk, dan dana Rp 10 miliar.

2. Pemkot Surabaya menyediakan 1.000 kubik sirtu, 12 mobil beko, dan beberapa alat berat lain.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (did/HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Sinkhole Surabaya Teratasi Dalam 7 Hari