alexametrics
Tenggelamnya KM Multi Prima I

7 Korban Belum Ditemukan, Keluarga Minta Basarnas Ikut Cari

28 November 2018, 06:17:19 WIB

JawaPos.com – Tujuh korban tenggelamnya KM Multi Prima I di perairan Alas Sumbawa, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada 22 November, masih belum ditemukan. Keluarga korban berharap agar Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan) ikut turun tangan dalam pencarian para ABK yang belum ditemukan.

Salah satu keluarga korban Ummi Hadyah Saleh mengatakan hingga saat ini, pencarian korban hanya dilakukan oleh Tim SAR Mataram saja. Sehingga diharapkan ayahnya M Pande Saleh, 67, dan enam ABK lainnya bisa segera ditemukan.

“Kami sekeluarga meminta Basarnas Pusat ikut membantu pencarian tujuh korban KM Multi Prima yang masih hilang, karena saat ini hanya SAR Mataram yang mencari,” tutur Umay sapaan akrabnya saat dihubungi, Selasa (27/11).

7 Korban Belum Ditemukan, Keluarga Minta Basarnas Ikut Cari
Masih ada tujuh korban yang hilang (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Selain itu, Umay mengaku masih ada harapan untuk ayahnya dapat diselamatkan. Ia menduga ayahnya masih terombang-ambing di lautan terbawa arus. Maka, ia meminta Basarnas Pusat dan SAR Makasar atau SAR Bali bersama-sama mencari sang ayah.

“Apakah karena ini cuma 7 korban jadi Basarnas Pusat tidak ikut bantu pencarian? Kami juga meminta Basarnas Pusat mencari bangkai kapalnya, kemungkinan bisa jadi korban-korban masih ada di dalam kapal, karena hingga saat ini belum diketemukan satupun,” tegasnya.

Pande diketahui bekerja sebagai Kepala Kapal Mesin (KKM). Umay mengaku agak kecewa dengan tindakan Basarnas Pusat yang seperti pilih kasih. Ia mengaku sulit mendapatkan informasi dari SAR yang melakukan pencarian.

“Kakak saya baru minta tolong sama kepala SAR Mataram biar bisa dibantuin sama Basarnas Pusat,” tutur Umay.

Sebelumnya, KM Multi Prima I dengan rute Surabaya menuju Waingapu tenggelam dihantam gelombang saat berada di perairan Selat Alas Sumbawa, Kamis (22/11) pukul 18.00 WITA. Kapal membawa 14 penumpang, 7 ABK kapal bisa dievakuasi dalam keadaan selamat.

ABK yang berhasil diselamatkan yakni, Bob Chris Butarbutar, 26, asal Parapat; Rahmat Tuloh, 27, asal Lamongan; Debiyallah Sastria, 26, asal Flores; Zainal Arifin M, 21, asal Flores; Benyamin Henuk, 34, asal Flores; Aldy Hidayat, 18, asal Makassar; dan Jamaludin S, 20, asal Flores.

Sementara tujuh penumpang yang masih dinyatakan hilang yakni Syamsul Salda, 38, asal Flores Timur; Trasius, 35, asal Flores Timur; M Pande Saleh, 67, asal Jakarta; Riski, 26, asal Kupang; Sutrisno, 57, asal Sragen; Soni Kancil, 41, asal Flores; dan Phlipus Bay, 43, asal Flores.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (rgm/JPC)



Close Ads
7 Korban Belum Ditemukan, Keluarga Minta Basarnas Ikut Cari