JawaPos Radar

Evakuasi Penambang Liar di Area Antam Libatkan Tim DVI

28/10/2015, 13:53 WIB | Editor: arwan
Evakuasi Penambang Liar di Area Antam Libatkan Tim DVI
Evakuasi Penambang Liar di Area Antam Libatkan Tim DVI (JawaPos.com)
Share this image

Jawapos.com - Tim Disaster Victim Indentification (DVI) dilibatkan dalam proses evakuasi penambang liar yang tertimbun longsoran tanah di area PT Aneka Tambang (Antam), di Gunung Pongkor, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (28/10).

Kabidokkes Polda Jawa Barat, Kombes dr Priyo Kuncoro mengatakan, bahwa dirinya bersama sejumlah anggotanya sedang bergerak. "Iya betul, ini masih bergerak," ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (28/10).

Priyo juga menambahkan, saat ini sudah ada beberapa data antemortem yang mereka kantongi untuk proses identifikasi.

"Kami juga dapat bantuan dari Polsek Nanggung untuk proses pencarian di lapangan," sambungnya.

Sebelumnya, Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Suyudi Ario Seto mengatakan pihaknya sengaja melibatkan tim DVI untuk membantu mengidentifikasi jika nantinya ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Polres Bogor juga menerjunkan tim DVI untuk nantinya mengidentifikasi korban yang meninggal," katanya.

Selain itu Suyudi menambahkan, rencananya proses identifikasi korban nantinya akan dipusatkan di kantor saat berada di kantor Unit Bisnis Penambangan Emas (UBPE) PT Antam, Nanggung, Kabupaten Bogor. "Nanti semua evakuasi baik korban selamat ataupun meninggal akan kami bawa ke kantor Antam untuk di identifikasi," tambahnya.

Sebelumnya, 12 orang yang merupakan penambang emas liar atau gurandil tertimbun di dalam lubang liar di Lubang Kunti Sisi Blok Gunung Butak, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Proses evakuasi sendiri telah dilakukan sejak Selasa (27/10) kemarin. Namun, karena lokasi longsoran yang sulit dijangkau dan cuaca yang tidak mendukung evakuasi korban dihentikan dan akan kembali dilanjutkan Rabu (28/10) pagi. (elf/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up