alexametrics

Karyawan Bank Mandiri Dirampok, Pelaku Tinggalkan Sandal Jepit

Korban Dikepruk, Pingsan Bersimbah Darah
28 September 2019, 15:15:02 WIB

JawaPos.com – Perampokan terjadi di rumah Gadis Riskia, 23, karyawan Bank Mandiri yang tinggal di Dusun Muncar, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi kemarin pagi (27/9). Korban yang saat kejadian sedang sendirian di rumah terluka di bagian kepala akibat dipukul pelaku.

Korban dilarikan ke RS MMC, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Tetapi, karena lukanya cukup serius, korban dirujuk ke RSUD Blambangan, Banyuwangi. ’’Luka di kepala disebabkan terbentur benda tumpul,’’ ujar Kapolsek Muncar AKP Zaenuri.

Menurut Zaenuri, selama ini korban tinggal bersama neneknya, Suratmi, 43. Saat perampokan terjadi sekitar pukul 04.30, sang nenek sedang salat Subuh di musala yang tidak jauh dari rumahnya. ’’Saat pulang dari musala, nenek korban kaget melihat pintu rumah bagian depan terbuka,’’ katanya.

Zaenuri menambahkan, saat Suratmi masuk ke rumah, motor Honda Scoopy milik cucunya bernomor polisi P 3196 RT yang diparkir di dalam rumah ternyata juga tidak ada. ’’Nenek langsung mengecek cucunya yang tidur di kamar,’’ jelasnya.

Ketika berada di pintu kamar, lanjut Zaenuri, sang nenek melihat cucunya pingsan dengan tubuh bersimbah darah. Malahan, darah berceceran di tempat tidur dan lantai kamar. ’’Lukanya di bagian kepala,’’ imbuhnya.

Melihat cucunya dalam kondisi tidak berdaya dan berdarah-darah, nenek itu berteriak minta tolong. Mendengar teriakan itu, para tetangga berdatangan. Oleh warga, korban langsung dibawa ke MMC Muncar. ’’Karena lukanya cukup serius, korban dirujuk ke RSUD Blambangan,’’ jelasnya.

Berdasar hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, perampok membawa kabur satu unit motor Honda Scoopy dan dompet milik korban yang berisi identitas korban dan STNK Scoopy. ’’Korban belum bisa dimintai keterangan sehingga kerugian lain belum diketahui,’’ katanya.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang bukti (BB). Di antaranya, satu kayu balok yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban dan sepasang sandal yang diduga milik pelaku. ’’Kami terus melakukan penyelidikan,’’ terang Zaenuri.

Sementara itu, Ketua RW 5, Dusun Muncar, Desa Tembokrejo, Abdul Rozek menyatakan tidak mengetahui secara pasti perampokan itu. ’’Saat warga datang, korban sudah luka di bagian kepala dan penuh darah,’’ ungkapnya.

Rozek menjelaskan, korban selama ini tinggal bersama neneknya. Oleh warga, karyawan Bank Mandiri Muncar itu dikenal pendiam, baik, dan tidak pernah macam-macam. ’’Korban itu baru saja bertunangan dengan pacarnya,’’ katanya. 

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : rio/abi/c4/end



Close Ads