JawaPos Radar

Heli Water Bombing untuk Pemadamkan Karhutla Sulit Dijangkau

28/08/2018, 07:25 WIB | Editor: Ilham Safutra
Heli Water Bombing untuk Pemadamkan Karhutla Sulit Dijangkau
Heli water bombing milik BNPB berupaya menjangkau titik api yang sulit dipadamkan (Ryan Syaputra/Jambi Independent/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Titik api kebakaran lahan di Banua terus bertambah. Kini ada 214 titik api yang masih menyala di 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalsel. Semenjak awal Mei hingga 27 Agustus, terdapat 1.367 hektare lahan dan hutan hangus dilalap si jago merah.

Kendala tersulit, api membakar daerah yang tidak bisa dijangkau. Kebanyakan area yang masih terbakar itu berupa lahan gambut. Salah satunya wilayah Guntung Damar, Banjarbaru.

Untung, sudah ada satu heli water bombing yang datang. Heli pengebom air itu meringankan Satgas Darat Karhutla yang setiap hari berjibaku memadamkan api di beberapa wilayah.

Heli Water Bombing untuk Pemadamkan Karhutla Sulit Dijangkau
Heli water bombing milik BNPB berupaya menjangkau titik api yang sulit dipadamkan (Joko Hardyono/Radar Sampit/Jawa Pos Group)

"Mungkin besok-besok datang lagi. Jadi, total ada tiga heli nanti. Satu patroli dan dua lainnya water bombing," kata Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Wahyuddin kepada Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group).

Dia menyatakan, heli-heli tersebut dalam sepekan ke depan beroperasi penuh. "Mulai pagi hingga pukul 17.00. Targetnya adalah lahan gambut yang sulit dijangkau tim darat. Ada Guntung Damar dan Bati-Bati," jelasnya.

Untuk titik lain, Wahyuddin mengklaim sudah padam. "Tahura (Taman Hutan Raya) juga aman," ucapnya.

Heli water bombing tersebut mengambil air di dua titik yang sudah ditentukan sebagai "modal" memadamkan api.

"Yaitu, di Danau Kota Citra Graha dan Danau Seran untuk pemadaman di wilayah Banjarbaru. Kalau kabupaten lain, sudah ditentukan oleh tim kabupaten. Lengkap beserta koordinatnya," tuturnya. 

(rvn/ay/ran/c5/ami)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up