alexametrics

Miris, Ini Kisah Bocah 14 Tahun yang Dikader Jadi ABG Panggilan

28 Agustus 2017, 02:22:21 WIB

JawaPos.com – Tega betul si Romlah atau biasa dipanggil Amel yang saat ini harus tidur di balik jeruji besi penjara. Pasalnya Ia tega menjual gadis berusia 14 tahun (ME) ke sejumlah pria hidung belang.

Amel mengaku pada polisi sudah empat kali menjual ME. Alasanya ia mengaku tergiur dengan penghasilan yang lumayan dari bekerja sebagai muncikari alias germo.

“Pekerjaannya saat belum menjadi muncikari ini, dia sempat kerja di ATM. Namun, setelah kecelakaan yang mengakibatkan paha kanannya luka, dia tak bisa lagi bekerja,” kata Kasat Reskrim Polres Bulungan, Kalimantan Utara, AKP Gede Prasetia Adi Sasmita kepada Kaltara Pos (Jawa Pos Group) (26/8).

Selain itu, imbuh Gede, Amel juga bekerja sebagai wanita penghibur di tempat hiburan malam (THM). Saat bekerja sebagai wanita panggilan, Amelia biasa menemani laki-laki yang datang.

Saat itu, Amel yang merupakan warga Jalan Durian, Tanjung Selor mengaku menjadi wanita panggilan yang selalu siap jika ada laki-laki yang ingin memakai jasanya.

“Dia saat ini freelance. Artinya kapan-kapan dibutuhkan maka dia baru datang. Namun, dengan adanya ME ini, anak itulah yang dimanfaatkan,” jelasnya.

Kepada polisi, Amel juga mengaku baru ME yang menjadi korbannya. ME sendiri merupakan gadis putus sekolah. Dia hanya mengenyam pendidikan hingga sekolah dasar (SD) tetapi tidak tamat.

Awalnya ME diminta Amel untuk menemani tamu karaoke di THM. Kemudian, Amel memberikan uang sebesar Rp 100 ribu sebagai upah sekali menemani tamu.

“Setelah korban tinggal bersama TSK (tersangka), korban merasa nyaman dan ketergantungan hidup dengannya. Kemudian, TSK mencarikan laki laki yang mencari perempuan untuk diajak berhubungan badan. Hasil bayaran dari hubungan badan tersebut diambil sebagian sebagai fee,” kata Gede.

ME lalu dijual ke lelaki hidung belang pada 9 Agustus 2017 sekitar pukul 21.00 Wita. Lokasinya di salah satu hotel di Jalan H Tamrin, belakang Pasar Induk.

“Selama tinggal bersama, Amel menyuruh ME untuk menerima job berhubungan badan dengan laki-laki. Setelah selesai berhubungan badan, ME dibayar sebesar Rp 300 ribu,” tuturnya.

Namun, uang yang diterima dari pelanggan itu tak semuanya dipegang ME. Sebesar Rp 250 ribu dipegang Amel yang katanya digunakan untuk membayar kamar hotel sebesar Rp 150 ribu. ME hanya diberi Rp 50 ribu per pelanggan.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : (dms/jpg/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:


Miris, Ini Kisah Bocah 14 Tahun yang Dikader Jadi ABG Panggilan