alexametrics

Soal Asian Games, Alex Noerdin: Media dan Warga Jalan Kaki Saja

28 Juli 2018, 20:16:44 WIB

JawaPos.com – Pelaksanaan Asian Games di Palembang rencananya dipusatkan di Jakabaring Sport City (JSC). Lantaran merupakan kawasan olahraga, JSC di-setting bebas dari polusi. Oleh karenanya, hanya kendaraan khusus yang dapat memasuki kawasan tersebut.

Rencananya, kendaraan khusus yang dioperasionalkan di kawasan seluas 325 hektare tersebut menggunakan berbahan bakar hidrogen. Namun, penyediaan kendaraan khusus tersebut terbatas dan diperuntukan hanya bagi atlet dan official.

Hal ini diakui oleh Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Alex menegaskan, pihaknya akan menyediakan hidrogen car sebanyak 50 unit mobil golf dan 10 unit mobil kecil yang merupakan bantuan dari Pemerintah London dan baru akan didatangkan pada 3 Agustus mendatang. 

Nantinya mobil hidrogen ini akan dikemudikan oleh putra dan putri istimewa di Sumsel seperti Bujang-Gadis Palembang sehingga menjadi daya tarik sendiri. “Untuk awak media dan masyarakat umum jalan kaki saja,” katanya saat ditemui JSC Palembang, Sabtu (28/7).

Kendaraan yang berbahan bakar minyak itu hanya diperbolehkan sampai gerbang JSC saja. Sedangkan, setelah memasuki kawasan JSC maka jalan kaki. Meski terbatasnya kendaraan ini. Menurutnya, fasilitas Asian Games di Sumsel ini lebih baik dibandingkan Asian Games sebelumnya.

Seperti contoh, apartemen tempat atlet tinggal. Pada saat Asian Games sebelumnya, apartemen yang digunakan 38 lantai dan memiliki 8 lift. Namun, lift yang dioperasikan hanya satu. Sedangkan, para kontingen tinggal dilantai atas.

Artinya, sangat sulit dirasakan disana. Berbeda halnya di Sumsel. Dimana apartemen hanya 5 lantai dan 5 lift tapi semua dioperasionalkan. Selain itu, hampir setiap venue di JSC ini berdekatan hanya berkisar 5 hingga 10 menit.  “Jadi pelaksanaan Asian Games di Palembang ini lebih bagus,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Asian Games atau Inasgoc, Erick Tohir menambahkan, pelaksanaan Asian Games di Palembang ini sifatnya terpusat di JSC. Dimana jarak antar venue tidak terlalu jauh. Berbeda pada saat pelaksanaan di Brasil yang jarak antar venue berkisar 2 jam. 

“Jadi tidak masalah kalau awak media dan masyarakat umum jalan kaki saja, sekalian olahraga,” singkatnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (lim/JPC)


Close Ads
Soal Asian Games, Alex Noerdin: Media dan Warga Jalan Kaki Saja