JawaPos Radar

Mengunjungi Rumah Kelahiran Asman Abnur

Menteri PANRB Asman Abnur, Anak Pengrajin Batu Akik

28/07/2016, 08:35 WIB | Editor: Ilham Safutra
Menteri PANRB Asman Abnur, Anak Pengrajin Batu Akik
Menteri PANRB Asman Abnur (RAKA DENNY/JAWAPOS)
Share this

Tidak banyak orang yang tahu siapa sebetulnya Asman Abnur, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) yang baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Selama ini dia hanya dikenal sebagai Ketua Komisi IX DPR. Sebelum itu  dia adalah mantan Wakil Wali Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Ternyata perantauan asal Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat (Sumbar) itu adalah anak tukang batu akik.

Aris Prima Gunawan—Padangpariaman

Nama Asman Abnur lebih dikenal di pentas nasional sebagai politisi PAN. Di kampung halamannya, di Korong Pondokkayu, Nagari Batukalang, Kecamatan Padangsago, Kabupaten Padangpariaman itu tidak banyak orang yang tahu siapa dia.

Nyaris orang kampung tidak mengenal dia, karena sudah lama merantau ke Batam. Bahkan di tanah rantau itu Asman lebih banyak berbuat. Buktinya dia menjadi anggota DPR dari PAN berasal dari daerah pemilihan (dapil) Kepulauan Riau.

Ketika Padang Ekspres (Jawa Pos Group) mencari kediaman orang tuanya, ternyata banyak yang tak mengenal sosok Asman. Namun setelah bertanya sana-sini, akhirnya berhasil ditemukan rumah kelahiran Asman. Kini, rumah itu ditempati Aswidar, adik kandung ibu Asman.

Wanita berusia sekitar 70 tahun itu terlihat baru balik dari kebun. “Saya Andeh-nya (tante, red) kandung Asman,” ujarnya memulai cerita.

Wanita yang akrab disapa Dar itu, tampak terkejut mengetahui keponakannya dilantik jadi menteri. Terlebih, tak seorang pun warga kampung mengabari berita gembira itu.  “Mujur Anda datang ke sini. Bila tidak, pasti saya tak dapat kabar gembira ini,” ujarnya.

Tak terlalu dikenalnya Asman di kampungnya, hal itu dianggap lumrah oleh Dar. Soalnya, Asman sudah sangat lama hidup di rantau. Mulanya ayah Asman Aburuddin Hamzah merantau ke Riau. Dia membuka usaha kerajinan batu akik. Namun entah apa sebabnya, usaha tersebut sempat gulung tikar.

“Waktu bangkrut, keluarga si Man (panggilan Asman, red) itu sempat pulang kampung. Mereka beternak ayam. Hanya setengah tahun di sini, mereka merantau lagi ke Riau dan sukses di Batam,” ujarnya.

Di kampung ini, menurut Dar, saudara Asman yang banyak dikenal warga adalah almarhum Ahmad. Bahkan, dia juga sempat dikukuhkan jadi datuk di kampungnya itu. “Beliau dulu terbilang sering pulang,” kata Dar.

Sebagai bibi, Aswidar sangat berharap Asman bersama saudaranya yang lain turut memperhatikan kampung halaman. “Kalau di Batam dia sudah sangat banyak berbuat, seperti membangun masjid. Namun, di sini belum ada satupun diperbuat Asman,” akunya.

Dia juga berharap rumah kelahiran Asman yang pembangunannya terbengkalai pascagempa 2009 lalu, segera dilanjutkan pembangunannya. “Katanya, gambar rancangan rumah ini sedang dipersiapkan,” ujar Sinin Koto, 60, paman Asman.

Sekadar diketahui, Asman Abnur lahir di Padangpariaman, Sumbar, 2 Februari 1961. Putra pasangan Aburuddin Hamzah dan Nurcaya ini, memiliki beberapa usaha toko emas, apotik, SPBU, bank, dan pusat kebugaran.

Asman pernah menjadi anggota DPRD Batam dan Wakil Wali Kota Batam. Bahkan, politisi PAN tersebut diangkat menjadi menteri saat menduduki kursi Ketua Komisi IX DPR. (**/iil/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up