alexametrics

Menengok Kampung Piala Dunia di Solo

28 Mei 2018, 11:58:26 WIB

JawaPos.com – Euforia gelaran Piala Dunia sudah dirasakan di Kota Solo. Di mana ada sebuah tempat bernama Kampung Piala Dunia. Lokasinya di Dukuhan Nayu, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah (Jateng).

Seperti namanya, kampung tersebut dihiasi dengan berbagai pernak-pernik khas Piala Dunia. Mulai dari bendera negara yang ikut Piala Dunia hingga berbagai aksesori lainnya. Keunikan ini yang kemudian menarik minat warga untuk datang ke daerah yang berlokasi di Solo Utara tersebut.

Senin (28/5) pagi, ratusan siswa dari SD Kandangsapi 140 mendatangi Kampung Piala Dunia. Siswa kelas 4-6 itu kompak mengenakan seragam olahraga. Mereka terlihat riang saat menyaksikan setiap keunikan yang diinisasi Mayor Haristanto tersebut.

Kampung Piala Dunia
KAMPUNG PIALA DUNIA: Sejumlah siswa SD Kandangsapi 140 tengah berlomba di Kampung Piala Dunia, Senin (28/5). (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Tidak sekadar berkunjung dan melihat keunikannya, para siswa juga mengikuti sejumlah kegiatan. Ada beberapa perlombaan yang dihadirkan untuk memeriahkan suasana. Seperti lomba balap karung tandem, tarik bambu dan lomba gelinding tong.

Keriangan jelas terlihat dari wajah para siswa. Gelak tawa pun pecah saat mereka saling beradu ketangkasan. Meski begitu, mereka tampak serius saat mengikuti berbagai perlombaan.

Salah satunya Felica, 11. Bocah kelas lima SD Kandangsapi itu tampak begitu menikmati setiap kegiatan yang dihadirkan panitia. “Cukup seru. Tadi ada lomba karung, gelinding tong dan tarik. Cukup bagus kegiatan dan kampungnya,” ungkap Felica kepada JawaPos.com usai mengikuti lomba.

Hal yang sama diungkapkan Nafa. Menurutnya, Kampung Piala Dunia cukup menarik. Dia pun sangat senang bisa datang ke kampung Piala Dunia. “Cukup bagus dan menarik. Banyak bendera negara juga, baguslah,” ucapnya.

Sementara itu, pencetus ide Kampung Piala Dunia Mayor Haristanto mengatakan, kampung ini tidak hanya untuk menarik minat warga saja. Tetapi juga ada sejumlah kegiatan yang bisa diadakan. Dengan adanya kampung ini, banyak warga yang tertarik untuk datang.

“Mereka datang dan berswafoto di sini. Jadi memang banyak yang datang. Tidak hanya warga sekitar saja. Tetapi warga dari luar kampung juga banyak yang datang,” ungkap Haristanto.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (apl/JPC)

Menengok Kampung Piala Dunia di Solo