alexametrics

Duh, 10 Ribu Pasutri Tak Punya Buku Nikah

28 Mei 2018, 01:20:13 WIB

JawaPos.com – Puluhan pasangan suami istri (pasutri) Kota Bogor menjalani sidang isbat nikah di Kantor Pengadilan Agama (KUA) Kota Bogor, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Jumat (25/5).

Mereka sejatinya telah menikah secara sah menurut syariat Islam, namun tidak memiliki buku nikah.

Kepala Kantor Pengadilan Agama Kota Bogor, Sirajuddin Sailellah menyatakan, sidang isbat Jumat lalu bertujuan mengesahkan pernikahan pasutri secara hukum.

“Untuk mendapatkan legalitas penuh yang diakui dan dibuktikan dengan adanya buku nikah. Pasangan suami istri ini harus mengikuti sidang isbat yang dilaksanakan Pengadilan Agama,” kata dia dilansir Radar Bogor (Jawa Pos Grup), Minggu (27/5).

Dijelaskan, Sirajuddin, tidak ada bedanya dengan nikah pada umumnya yang diatur dalam agama dan undang-undang. Pemohon yang mengikuti isbat nikah harus membawa persyaratan yang sama dengan syarat-syarat nikah.

Tapi, kata dia, tidak bisa bagi pasangan yang menikah dengan status salah satunya masih memiliki hubungan suami atau istri lainnya, atau belum bercerai dengan pasangan sebelumnya.

Juga bagi pasangan yang waktu dulunya menikah di umur muda atau umur yang belum diperbolehkan menikah.

”Keduanya ini yang tidak bisa mengajukan, karena melanggar undang-undang pernikahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disduk­capil Kota Bogor Dody Ahdiyat mengatakan, ada sekitar 10 ribu pasangan suami istri yang belum memiliki buku atau surat nikah.

Jumlah tersebut merujuk pernyataan yang dikeluarkan pemerintah Provinsi Jawa Barat. Di mana lima persen penduduk Jabar tidak memiliki surat nikah.

“Kebetulan, kata dia, Kota Bogor menyumbang satu persen dari angkat tersebut,” pungkasnya.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (mam/jpg/JPC)


Close Ads
Duh, 10 Ribu Pasutri Tak Punya Buku Nikah