alexametrics

TP PKK Pemprov Sumut Kolaborasi dengan Grab Perangi Stunting

28 April 2019, 09:33:36 WIB

JawaPos.com – Sebuah program dihadirkan untuk mencegah stunting di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Program tersebut, akan dugulirkan melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama PT Grab Indonesia.

Program unggulan untuk mencegah Stunting diberi nama ‘Fight Against Stunting (F4ST)’. Melalui program F4ST, Grab akan memberikan edukasi bagi masyarakat. Edukasi dilakukan melalui konten-konten kreatif dengan video yang akan ditampilkan dalam fitur tambahan dari aplikasi .

“Gerakan ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam mencegah stunting melalui konten kreatif. Sehingga, anak-anak Indonesia dapat tumbuh optimal, disertai dengan emosi, sosial dan kemampuan fisik yang siap belajar, dan mampu berinovasi dan bersaing di tingkat global,” kata Wakil Vice President Grab Indonesia, Pandu Budiarso saat lakukan MoU di Tiara Convention Hall, Sabtu (27/4), di Medan.

Menurutnya, F4ST merupakan empat gerakan yang dapat meningkatkan kesadaran publik  dan kepedulian terhadap masalah stunting. Pertama yaitu kenali, tujuannya agar publik mengetahui apa itu stunting. Kedua memahami, agar masyarakat mengetahui apa pengaruhnya dan penyebab stunting.

Selanjutnya cegah, yakni mulai menjalani hidup yang sehat.  Lakukan hal-hal positif yang akan menjauhkan ibu dan bayi dari bahaya stunting. Kemudian obati, dengan meningkatkan asupan gizi, energi, protein, dan stimulasi, sementara juga menerapkan hidup sehat pada anak.

Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Nawal Lubis dan Wakil Vice President Grab Indonesia, Pandu Budiarso saat lakukan MoU Program unggulan mencegah Stunting Fight Against Stunting (F4ST) di Tiara Convention Hall, Sabtu (27/4), di Medan. (Istimewa)

“Grab ingin berkontribusi untuk masalah stunting, karena tingginya tingkat stunting di Indonesia terutama di Sumatera Utara yang akan mempengaruhi kualitas dan produktivitas generasi muda di Sumut,” ujar Pandu Budiarso.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Nawal Lubis mengatakan, Fight Against Stunting adalah wujud dari program TP PKK pada poin kesehatan dan menjadi program prioritas pemerintah pusat dan khususnya Sumatera Utara.

“Melalui program Fight Against Stunting, diharapkan angka anak dengan kekurangan asupan gizi sejak dalam kandungan akan berkurang,” katanya.

Meskipun sejak 2013 sampai 2018 angka stunting di Sumatera Utara semakin menurun, namun Ketua TP PKK Nawal Edy Rahmayadi, menargetkan akan terus menurunkan angka stunting di Sumatera Utara bersama Grab.

“Masalah stunting menjadi masalah bersama. Di Sumatera Utara angka stunting memang menurun sejak 2013, tapi kesadaran masyarakat untuk memperhatikan kesehatan bayi dan ibu, harus ditingkatkan,” pungkasnya.

Editor : Budi Warsito


Close Ads