alexametrics

Gelar PSU, Jumlah Pemilih di Gunungkidul Berkurang

28 April 2019, 19:30:00 WIB

JawaPos.com – Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Sabtu (27/4). Dari catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, terjadi penurunan penggunaan hak pilih dibandingkan pemungutan suara 17 April lalu.

Ketua KPU Kabupaten Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, penyelenggaraan PSU dilakukan di TPS 16, Dusun Candi, Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari dan TPS 18, Dusun Bali, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang.

“Jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) ada 200 orang di TPS 18 Dusun Bali. Pada pemungutan suara 17 April, diikuti 169 orang. Tapi saat PSU mereka yang mengikuti menurun menjadi 144 orang dan 2 pemilih khusus,” katanya, Minggu (28/4).

Sedangkan untuk TPS 16 Dusun Candi pada pemungutan suara 17 April lalu diikuti oleh sekitar 75 persen dari seluruh DPT yakni 216 orang. Sedangkan saat PSU hanya 103 orang dan 3 orang pemilih khusus. “Saat PSU tingkat partisipasi di TPS 16 menurun menjadi 49,05 persen,” katanya.

Penurunan jumlah partisipasi pemilih ini menurutnya disebabkan beberapa faktor. Namun utamanya adalah karena digelar bukan saat hari libur kerja. 

Dari informasi yang didapatkan pihaknya, mayoritas warga di 2 daerah itu bekerja sebagai buruh harian di luar daerah. Seperti ke wilayah Bantul, hingga Klaten, Jawa Tengah. “Mereka lebih memilih bekerja daripada mengikuti PSU,” ucapnya.

Penurunan jumlah pemilih saat PSU ini juga diungkapkan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul, Is Sumarsono. Meski demikian, menurutnya proses PSU bisa berjalan dengan lancar. “Tidak ada kendala, tapi memang ada penurunan jumlah pemilihnya,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ridho Hidayat



Close Ads