alexametrics

Panen 3.300 Hektar, Temanggung Jadi Pusat Benih Bawang Putih Nasional

28 Maret 2019, 21:08:56 WIB

JawaPos.com – Kawasan bawang putih seluas 3.300 hektar di Kabupaten Temanggung saat ini memasuki panen raya. Sebagai cikal bakal pencanangan program swasembada sekaligus sentra produksi bawang putih terbesar di Indonesia, Temanggung digadang menjadi pusat benih bermutu nasional.

Tahun depan Temanggung mentargetkan tanam hingga 10 ribu hektare. Tak main-main, gudang-gudang benih berkapasitas besar kini mulai disiapkan untuk mendukung pencapaian swasembada yang ditargetkan pemerintah.

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Suwandi, yang hadir pada saat panen raya Bawang Putih di Desa Petarangan, Kecamatan Kledung Temanggung, Kamis (28/3) terlihat sumringah menyaksikan hamparan bawang putih yang sangat luas sejauh mata memandang. 

“Setahun lalu, saya datang ke Temanggung cek lokasi bawang putih tidak seluas sekarang. Ini menandakan bahwa program pemerintah dan wajib tanam importir sukses membangkitkan semangat petani di Temanggung setelah sekian lama tidak tanam bawang putih. Ini momentum kebangkitan kembali bawang putih nasional,” ujar dia lewat keterangan tertulisnya.

Suwandi menegaskan komitmennya di tahun 2019 sudah mampu swasembada benih bawang putih. 

“Kuncinya, seluruh hasil panen dijadikan benih, yang penting varietasnya harus jelas. Sebelumnya kita masih impor benih bawang putih, tahun ini in shaa Allah cukup dari dalam negeri”, ujarnya. “Dengan lahan yang begitu luas, saya yakin Temanggung akan jadi lokomotif swasembada bawang putih nasional”, cetusnya.

Lebih jauh Suwandi mengajak petani untuk tidak terpancing dengan naik turunnya harga komoditas hortikultura. Pihaknya menyarankan perbaikan sistem produksi dan efisiensi budidaya bawang putih agar petani makin tangguh menghadapi dinamika pasar. 

“Model tumpangsari dan rotasi tanam sudah bagus dilaksanakan petani Temanggung. Gunakan pupuk organik, pupuk hayati dan pestisida nabati. Kalaupun pakai pestisida, teliti sebelum membeli. Syukur bisa bikin pestisida hayati sendiri, lebih hemat dan ramah lingkungan. Petani harus bersatu membentuk koperasi. Pasar lelang dibangun untuk menciptakan harga yang bagus dan seragam. Kami pun akan dukung pengolahannya”, imbuh dia.

“Ujungnya nanti, bagaimana petani berubah dari penerima harga menjadi penentu harga,” pinta Suwandi 

Bupati Temanggung M Al Hadziq mengaku bangga daerahnya kembali bangkit menjadi sentra terbesar bawang putih nasional mengungguli Lombok Timur. Pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah dibawah Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. 

“Baru di era ini ada upaya kuat mencapai swasembada dan menghentikan impor. Saya tahu persis bagaimana Pemerintah dan Kementerian Pertanian berjibaku mengajak petani bahkan importir untuk menanam bawang putih,” ucapnya.

Sejak dicanangkan program swasembada bawang putih tahun 2017 lalu, penanaman bawang putih di Kabupaten Temanggung terus meluas. Sebagian besar lahan produktif di kawasan lereng Sumbing, Sindoro dan Prau ditanami bawang putih. 

Editor : Imam Solehudin

Reporter : Yesika Dinta

Panen 3.300 Hektar, Temanggung Jadi Pusat Benih Bawang Putih Nasional