alexametrics

Modal Jimat Jenglot, Andreas Nekat Begal Angkot

28 Februari 2020, 13:30:15 WIB

JawaPos.com – Jimat kebal senjata bukanlah hal baru bagi kalangan pelaku kriminal jalanan. Modelnya berbagai macam, dari jenis sabuk, cincin batu akik, hingga isim (kertas dengan tulisan arab gundul). Namun, bagi Andreas jimat ‘mainstrem’ itu bukan pilihannya lagi.

Si pelaku begal angkot itu memilih menggunakan jimat berbentuk jenglot saat menjalankan aksi kriminalnya di di Jalan BKR, Kelurahan Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung pada Rabu (26/2).

Namun, belum setengah hari berlalu, aparat Polsek Regol Polrestabes Bandung berhasil membekuk Andres Komarudin.
Bahkan, dari tangan pria 24 tahun ini, polisi mendapati jenglot sebagai azimat untuk kekebalan diri.

“Dia (pelaku) membawa barang jenglot. Dari pengakuannya untuk kebal. saya belum tahu efektif atau tidak,” kata Kapolsek Regol Kompol Aulia Djabar di Polsek Regol, Jalan Muhammad Toha, Kota Bandung, Kamis.

Saat melancarkan aksinya, kata Aulia, pelaku mengancam serta memaksa mengambil alih kemudi angkutan umum. Selain itu, pelaku juga merampas ponsel milik korban yang merupakan pengemudi angkutan umum.

Aulia menerangkan, Pelaku memaksa untuk mengambil alih kemudi, kemudian masuk ke dalam angkot (angkutan kota),” kata dia.

Polisi berhasil menangkap Andre yang sudah pernah dipenjara itu Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di perempatan Gedebage. “Pelaku merupakan residivis kasus pencurian dan pemberatan di Sumedang,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 368 dan atau 365 KUHPidana dan atau Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman selama 12 tahun penjara.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: