alexametrics

Kisah Tukang Bubur Tangkap Begal, Korbannya Seorang Nenek Naik Sepeda

28 Februari 2020, 14:54:40 WIB

JawaPos.com – Kisah pedagang bubur ayam yang mengejar pelaku begal hingga pintu gerbang kampus UNS patut diacungi jempol. Dia adalah Muhammad Syahrial Muchtar, 23. Aksi heroiknya itu dilakukan di Jalan Cempaka, Dusun Karangrejo, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kamis (27/2) pukul 05.45 WIB.

Muhammad Syahrial Muchtar menceritakan, saat kejadian ada seorang nenek sedang mengendarai sepeda onthel menuju tempat kerjanya. Tak lama kemudian, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario nomor polisi AD 3249 XA merampas tas nenek tersebut yang diletakkan di keranjang depan.

Pelaku lalu kabur ke arah timur. Karena lokasi penjambretan tersebut tepat berada di depan warungnya, Syahrial langsung mengambil sepeda motornya dan mengejar pelaku. Terjadilah aksi kejar-kejaran dari Jalan Cempaka, Jaten hingga jalur lambat Jalan Ir Sutami.

“Pelaku sempat mempermainkan saya dengan mengitari jalan raya dan melawan arus. Pelaku dan saya sampai terjatuh. Pelaku sempat mengelak dan kabur lagi. Sampai akhirnya pelaku menabrak trotoar kampus UNS. Saya pun menangkapnya dan membawa ke pos satpam terdekat,” ucapnya seperti dikutip Radar Solo (Jawa Pos Group), Kamis (27/2).

Pelaku lalu diamankan anggota Polsek Kecamatan Jaten. Syahrial yang mengetahui hal tersebut mengaku geram karena banyak korban begal di kampungnya. Apalagi korban terakhir seorang nenek. ”Saya kasihan korbannya sudah lanjut. Bayangkan kalau itu ibu kita, pasti saya merasa marah,” tuturnya.

Berdasarkan informasi, dompet milik korban hanya berisi uang Rp 17 ribu. Pelaku diketahui berinisial BN, warga Gajahan, Solo. ”Pelaku mengaku kehabisan bensin dan hendak melamar pekerjaan. Tetapi menurut saya itu tidak mungkin, karena penampilan pelaku memakai celana cargo sobek, jaket hitam, helm hitam,” kata Syahrial.

Kapolsek Jaten AKP Lukman saat dikonfirmasi membenarkan insiden itu. Dia menjelaskan, pelaku sudah diamankan. ”Masih dalam penyelidikan,” singkatnya.

Editor : Bintang Pradewo



Close Ads