alexametrics

Dana Reses Naik Rp 12 Miliar, MCW Desak DPRD Transparan

28 Februari 2019, 15:41:26 WIB

JawaPos.com – Malang Corruption Watch (MCW) menilai kenaikan dana reses bagi anggota DPRD Kota Malang di tahun 2019 ini bisa menimbulkan penyelewengan. Pasalnya, nilainya lebih besar dibanding tahun 2018 lalu, yakni Rp 12,1 miliar.

Badan Pekerja MCW Hanif mengatakan, dana reses pada tahun 2017 lalu senilai Rp 4,3 miliar, selanjutnya pada 2018 ada sebesar Rp 3,3 miliar. Sedangkan pada 2019 ini naik tajam menjadi 12,1 miliar.

Dia menjelaskan, reses tahun ini juga hanya dilakukan dua kali saja, tidak tiga kali seperti tahun lalu. Hal itu dikarenakan tahun ini merupakan tahun terakhir dari masa jabatan anggota DPRD Kota Malang.

Oleh karena itu, pihaknya mencurigai adanya kenaikan dana reses tersebut. “Kami mempertanyakan tingginya nilai anggaran untuk reses. Di tahun 2019 hanya dua kali, tetapi mengapa nilai anggarannya naik hampir Rp 8 miliar jika dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dana tersebut dikhawatirkan akan digunakan untuk kampanye bagi anggota DPRD yang kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) April mendatang.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, 28 orang dari 45 anggota DPRD Kota Malang saat ini kembali mencalonkan diri dalam Pileg.

“Dana reses yang cukup besar disinyalir bisa diselewengkan untuk kampanye. Dikarenakan reses merupakan kegiatan yang secara langsung dapat bersinggungan dengan konstituen, dan kenaikan ini terjadi di tahun politik,” jelasnya.

Menurutnya, sejauh ini DPRD Kota Malang juga tidak pernah terbuka dengan dokumen laporan kegiatan reses DPRD. Oleh karena itu, MCW mendesak DPRD Kota Malang untuk menjelaskan kepada masyarakat luas terkait alasan kenaikan anggaran reses yang cukup tinggi tersebut.

Selain itu, MCW juga mendorong agar anggota DPRD mempublikasikan kepada warga Kota Malang terkait laporan dan hasil kegiatan reses. Sehingga lebih transparan. 

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Fiska Tanjung



Close Ads
Dana Reses Naik Rp 12 Miliar, MCW Desak DPRD Transparan