JawaPos Radar

Dorong Ekonomi Kreatif, Bekraf Kucurkan Bantuan Ke Daerah

28/02/2018, 22:19 WIB | Editor: Imam Solehudin
Bekraf
Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fisik Bekraf, Selliane Halia Ishak , Kepala Bekraf, Triawan Munaf, dan Deputi Infrastruktur, Hari Santosa Sungkari ketika menggelar konferensi pers di Jakarta, Rabu (28/2). (Reyn Gloria/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bertekad terus berupaya meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2018.

Diantaranya, dengan memberikan bantuan pemerintah kepada para pemangku kepentingan ekonomi kreatif.

Mulai dari pemerintah kabupaten/kota, komunitas kreatif, lembaga adat, keraton, perguruan tinggi hingga koperasi.

Sasarannya meliputi fasilitasi revitalisasi infrastruktur fisik ruang kreatif, fasilitasi sarana ruang kreatif dan fasilitasi teknologi informasi & komunikasi.

Berkaitan dengan hal ini, Deputi Infrastruktur Bekraf menggelar kegiatan sosialisasi bantuan pemerintah, kepada para pemangku kepentingan ekonomi kreatif.

Kegiatan digelar siang tadi (28/2). di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

“Kegiatan ini ditujukan agar calon pengusul agar dapat memahami dengan baik bagaimana proses dan tata cara mengajukan Bantuan Pemerintah Deputi Infrastruktur Bekraf untuk tahun anggaran 2018,” tutur Deputi Infrastruktur, Hari Santosa Sungkari.

Hari menjelaskan, kegiatan sosialisasi bantuan pemerintah ini diadakan setelah pembukaan peneriman proposal, yang dimulai pada tanggal 15 Februari lalu.

Bekraf membuka kesempatan bagi para pelaku ekonomi kreatif, untuk mengajukan Bantuan Pemerintah. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bekraf, Triawan Munaf.

Sementara, Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fisik Bekraf, Selliane Halia Ishak berharap komunitas kreatif dapat memanfaatkan tawaran pemerintah ini untuk meningkatkan produk dan karya kreatif mereka.

Sehingga mereka bisa semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Bantuan Pemerintah ini bukanlah merupakan bantuan sosial. Bantuan ini adalah stimulan dari pemerintah bagi para pelaku kreatif yang memiliki komitmen panjang dan ‘passion’ terhadap subsektor ekraf yang dilakukan," jelas Selliane.

Seperti diketahui, pada tahun 2017 Deputi Infrastruktur telah memberikan 48 bantuan yang tersebar dari Sabang hingga Ambon.

Pemberian bantuan diberikan kepada pemerintah kota/kabupaten, komunitas kreatif, lembaga adat dan koperasi.

Masing-masing penerima bantuan pemerintah tersebut mencakup 24 revitalisasi infrastruktur fisik ruang kreatif, 39 Sarana ruang kreatif dan enam teknologi informasi dan komunikasi.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up