alexametrics

Mengejar Investasi Arab untuk Pariwisata Sumbar

28 Februari 2017, 10:52:57 WIB

JawaPos.com – Pariwisata di Sumbar saat ini tengah menggeliat. Kehadiran investor dapat mendongkrak nilai kunjungan wisatan mancanegara (wisman) datang ke ranah minang.

Untuk itu, kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia menjadi potensi besar untuk mengembangkan wisata. Terutama lokasi wisata andalan. 

Praktisi pariwisata Sumbar, Zurizul Pemprov Sumbar perlu mengejar keseriusan rencana investasi dari tanah Arab. Terutama di sektor pariwisata, khususnya kawasan Mandeh.

Menurutnya, ada kesamaan karakter secara psikologis yang dimiliki masyarakat Sumbar dengan Arab. “Pemerintah sudah saatnya proaktif menangkap hal ini. Sebagaimana kita ketahui Arab yang bersifat kerajaan selama ini mengembangkan daerah dengan sistem kerja sama bersama pemilik lahan. Dengan sistem ulayat di Sumbar, ada kesamaan karakter dan kepercayaan secara psikologis terhadap bangsa Arab itu bagi masyarakat dibanding investor dari negara lain,” teranganya, seperti dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (28/2).

Owner Ikarsa Tour ini menambahkan, pemda mesti punya kesepahaman di daerah dalam menangkap rencana investasi yang direncanakan Kerajaan Arab.

Diharapkannya, tidak ada upaya-upaya yang dapat menghambat kepentingan pengembangan investasi tersebut hingga rencana besar itu batal.

“Investasi yang direncanaklan itu tidak tanggung-tanggung lebih dari 4 miliar USD. Ini bukti keseriusan mereka. Jadi, persoalan yang selama ini bagi kita seperti birokrasi yang bertele-tele dan memperlambat perencanakan harus dikikis habis karena menghambat investasi,” ucapnya.

Jika investasi Arab itu terwujud, maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat Sumbar. “Starting point-nya, investasi, dan muaranya jelas perekonomian, kunjungan wisatawan meningkat. Oleh karena itu, pemerintah harus proaktif menangkap rencana ini, apalagi Arab Saudi sinkron dengan destinasi wisata halal dunia yang kita miliki,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya utusan Kerajaan Arab Saudi berkunjung ke Sumbar dan menyatakan ketertarikannya berinvestasi di sejumlah objek wisata yang ada, salah satunya kawasan wisata Mandeh.

“Sumatera Barat menjadi perhatian kita untuk berinvestasi terutama di sektor wisata,” sebut Kepala Bagian Pengembangan Wisata Saudi Arabia, Osama Habes saat pembahasan rencana investasi untuk Sumbar, di Hotel Mercure, Padang, Sabtu malam (25/2).

Pertemuan yang digagas Minang Development Incorporation (MDI) itu, dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Kepala Dinas Pariwisata Pessel Zefnihan, sejumlah lurah dan camat di Padang serta pemerhati pariwisata. 

Saat pemaparan dan menampilkan objek wisata Mandeh, utusan raja tersebut terlihat terkagum-kagum dan antusias melihat keindahan alam Mandeh meski hanya lewat video dan gambar. Osama Habes mengatakan, Arab Saudi sangat mengenal baik dan sudah sangat dekat dengan Indonesia. Alam Indonesia sangat indah, salah satunya ada di Sumbar. Untuk itu, katanya, tidak tertutup kemungkinan investasi besar-besaran akan dilakukan di Sumbar.

“Masyarakat Sumbar harus terus membenahi skill (keahlian) di berbagai bidang, terutama di sektor wisata, kemudian menyediakan hotel-hotel berkualitas dan membenahi sektor pendidikan,” ujar Osama. (cr17/wni/iil/JPG)

Editor : Ilham Safutra

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Mengejar Investasi Arab untuk Pariwisata Sumbar