alexametrics

Siapkan Skenario Pengamanan Hingga Genjot Vaksinasi Booster di Bali

28 Januari 2022, 22:31:31 WIB

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri siap mensukseskan rangkaian acara global platform for disaster risk eduction (GPDRR) 2022 pada Mei 2022 di Provinsi Bali. Salah satu bentuk dukungan Polri adalah dengan meningkatkan vaksinasi booster di Provinsi Bali, khususnya wilayah yang capaian vaksinasinya sudah bagus.

“Kita tingkatkan lagi, khususnya yang sudah divaksin dan belum dibooster. Untuk menjadi daya tahan atau imunitas yang lebih baik,” kata Sigit saat rapat koordinasi bersama Menko PMK Muhadjir Effendi, Jumat (28/1).

Selain itu, pengawasan protokol kesehatan di bandara hingga pemeriksaan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) telah disiapkan secara matang. Termasuk prosedur karantina khusus bagi delegasi negara-negara undangan GPDRR 2022.

“Pada prinsipnya, prokes yang kita laksanakan secara cepat dan benar kemudian pola penanganan bisa berjalan. Perkembangan dampak laju covid yang muncul nanti bisa betul-betul dikelola sehingga seluruh rangkaian bisa berjalan baik,” ujar Sigit.

Dari sisi pengamanan, mantan Kapolda Banten ini menjelaskan bahwa telah berkoordinasi dengan Panglima TNI untuk skenario pengamanan. Khususnya, untuk delegasi yang akan datang ke Bali. Mulai dari rute, tempat kegiatan, sampai lokasi yang bakal dikunjungi.

“Saya dengan bapak Panglima sudah mempersiapkan serangkaian keamanan. Tempat yang dikunjungi kita laksananakan pengamanan terbuka dan tertutup. Kita antisipasi potensi ancaman mulai dari demo dan kejahatan-kejahatan yang muncul,” ucap mantan Kabareskrim ini.

Sigit menekankan agar seluruh rangkaian acara yang berjalan dari awal hingga akhir serta seluruh delegasi dalam kondisi terjaga dan Kamtibmas kondusif seperti yang diinginkan.

Pola pengamanan ini nantinya dibagi dalam tiga zona. Yakni zona A di kawasan Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali International Convention Center (BICC) atau Westin, Hotel Peninsula dan Graha Wisnu Kencana (GWK). Zona B di kawasan ITDC dan GWK serta zona C di luar ITDC dan GWK. Setiap pengamanan di zona tersebut dilakukan secara terbuka dan tertutup.

Sigit menyatakan pihaknya juga telah mengantisipasi sejumlah potensi kerawanan seperti adanya unjuk rasa pada saat kegiatan. Meningkatnya kasus penyebaran Covid, bencana alam, penyusupan orang asing ke dalam lokasi kegiatan hingga ancaman terorisme.

“Polri akan melaksanakan operasi kewilayahan dengan sandi Operasi Puri Agung selama tujuh hari dari tanggal 22 sampai dengan 29 Mei 2022 di seluruh jajaran Polda Bali,” tutup Sigit

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads