alexametrics

Bupati Jember Janjikan Gaji ASN dan Honorer Segera Cair

28 Januari 2021, 00:10:56 WIB

JawaPos.com–Bupati Jember Faida menjanjikan gaji belasan ribu aparatur sipil negara (ASN) dan honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur, segera cair dalam waktu dekat.

”Ya kita sudah selesaikan dan insya Allah gaji semua ASN bisa segera dicairkan dengan menggunakan Peraturan Bupati (Perbup) untuk pencairan gaji,” kata Faida seperti dilansir dari Antara di Jember, Rabu (27/1).

Dia mengatakan, pihaknya sudah memroses pencairan gaji ASN dan honorer dua hari lalu, sehingga diharapkan pada Rabu atau paling lambat Kamis (28/1) gaji tersebut bisa segera dicairkan.

Saat ditanya legalitas Perbup APBD Jember Tahun Anggaran 2021 yang diundangkan tanpa persetujuan Gubernur Jawa Timur, Faida mengatakan perbup tentang pencairan gaji merupakan penggunaan anggaran mendahului APBD 2021.

”Karena hal itu (pencairan gaji ASN dan honorer) merupakan masalah yang mendasar dan tidak boleh terganggu, sehingga perbup pencairan gaji tersebut tidak perlu difasilitasi Provinsi Jawa Timur,” tutur Faida.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jember Mirfano saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendengar kabar pencairan gaji ASN dan honorer tersebut. Namun, dia mengaku hingga Rabu (27/1) malam belum menerima gaji.

”Mudah-mudahan gaji ASN dan honorer di lingkungan Pemkab Jember segera cair,” ujar Mirfano.

Belasan ribu ASN dan honorer di lingkungan Pemkab Jember belum menerima gaji Januari yang biasanya diterima pada awal bulan karena belum adanya peraturan bupati (Perbup) atau Peraturan Daerah (Perda) APBD 2021 di Jember. Belum adanya Perbup atau Perda APBD Jember Tahun Anggaran 2021 juga berdampak pada tidak adanya anggaran operasional di lingkungan Pemkab Jember di antaranya biaya rekening air, tagihan telepon, listrik, dan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan operasional dinas.

Sebelumnya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengembalikan nota pengantar pengajuan Perbup APBD Jember tahun 2021 dan meminta Bupati Faida merevisi lampiran anggaran tersebut sesuai dengan ketentuan yakni anggaran wajib, rutin, dan mengikat saja.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara




Close Ads