alexametrics

Lumba-Lumba Air Tawar Muncul di Sungai Kualuh

28 Januari 2019, 14:52:08 WIB

JawaPos.com – Kemunculan lumba-lumba menghebohkan warga Desa Kualaberingin, Kecamatan Kualuhhulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara (Sumut). Sebab kemunculan mamalia air itu di tempat tak biasa. Yakni, di Sungai Kualuh.

Ada dua lumba-lumba yang menampakkan diri. Ini adalah kali pertama penemuan satwa bernama latin Orcaella brevirostris itu di Sumut. Karena memang lumba-lumba air tawar adalah satwa yang sangat langka.

Penampakan lumba-lumba air tawar pertama kali diketahui pada Minggu (28/1) siang. Kabar itu cepat beredar sehingga membuat bantaran Sungai Kualuh dipadati warga.

Video soal penampakan lumba-lumba kemudian viral di media sosial. Dari video yang beredar, lumba-lumba itu berwarna putih. Sesekali, kedua lumba-lumba menampilkan diri ke permukaan. Badannya meliuk-liuk di permukaan air.

Masyarakat bersorak ketika lumba-lumba menampakkan diri. Tampaknya, kedua satwa juga tak takut dengan kehadiran manusia di sekitarnya. Mereka malah terus unjuk kebolehan.

Aparat desa setempat lantas melaporkan soal penampakan lumba-lumba ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Memang tidak ada yang mengganggu satwa tersebut. Laporan dibuat agar ada petugas BBKSDA yang melihat langsung. “Kemarin sore kami sudah lapor ke BKSDA dan sudah mereka konfirmasi akan turun hari ini,” kata Kepala Desa Kuala Beringin Edi Mansur Pane, Senin (28/1).

Edi takut lumba-lumba itu stres karena terlalu banyak manusia yang mendekatinya. Apalagi ada juga masyarakat yang sampai menggunakan perahu supaya bisa melihat lebih dekat. “Sekarang ini makin ramai warga yang datang. Bahkan yang dari luar desa kami pun ada,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sumut Hotmauli Sianturi mengaku sudah mengirimkan anakbuahnya ke lokasi. “Kami duga itu lumba-lumba tersesat. Jadi bisa saja saat air pasang, dia terjebak di muara Sungai Kualuh,” sambung Hotmauli.

BBKSDA juga sudah membuat langkah-langkah pencegahan. Sebab dikhawatirkan lumba-lumba menjadi sasaran buruan warga. “Langkah kami saat ini akan melakukan pengamanan di lokasi bersama nelayan agar lumba-lumba tidak di ganggu. Selanjutnya akan kami lakukan penggiringan ikan itu ke habitatnya,” jelas Hotmauli.

Lumba-lumba air tawar populasinya sudah terancam punah. Bahkan satwa ini masuk dalam daftar merah IUCN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources) dengan status Critically Endangered atau tingkat keterancaman tertinggi.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : prayugo utomo

Lumba-Lumba Air Tawar Muncul di Sungai Kualuh