alexametrics

Pungli Pemasangan Daya Baru, Dua Pegawai PLN Anambas Terjaring OTT

27 November 2018, 13:34:30 WIB

JawaPos.com- Tim Saber Pungli Polres Anambas menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua orang terkait dugaan pungli pemasangan daya baru listrik. Kedua pelaku adalah pegawai PT Dredolf Biro pembangkit lisrik PLN Anambas, Kepulauan Riau (Kepri), M. Amir; dan pegawai outsourcing PLN Anambas, Ida Lela.

Kapolres Anambas AKBP Junoto menjelaskan, kedua pelaku meminta uang sebesar Rp 2,8 juta kepada korban yang bernama Aidhi. Uang tersebut merupakan pungutan liar pemasangan daya baru listrik sebesar 6 ampere. Padahal, sesuai dengan informasi call center PLN 123, pemasangan daya baru hanya dikenai tarif Rp 1,2 juta, belum termasuk voucher perdana.

Kedua pelaku melanggar pasal 378 dan atau pasal 368 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP. ”Ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” jelas Junoto, Selasa (27/11).

Kasus itu berawal dari adanya laporan masyarakat terkait pungli itu. Senin pagi (26/11), sekitar pukul 09.00 WIB, Unit Penindakan UPP Kabupaten Kepulauan Anambas diam-diam mendatangi Kantor PLN Anambas di Jalan Ahmad Yani Laut. Tim kemudian mengintai kedua pelaku. Sekitar pukul 11.00 WIB, tim melihat kedua pelaku menerima uang dari korban.

“Tim langsung bergerak untuk melakukan OTT terhadap terduga pelaku saat menerima uang,” tambahnya.

Selanjutnya, kedua pelaku diamankan ke Polres Anambas untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti dari kantor PLN Anambas.

Beberapa barang bukti tersebut antara lain satu unit CPU merk Samsung, monitor komputer merk Compag warna Hitam. Lalu 111 dokumen arsip Induk langganan, 64 dokumen pengajuan pemasangan Listrik, dan 56 lembar uang pecahan Rp 50 ribu.

Editor : Dida Tenola

Reporter : (bbi/JPC)



Close Ads
Pungli Pemasangan Daya Baru, Dua Pegawai PLN Anambas Terjaring OTT