alexametrics

Puluhan Dokter Geruduk Kejari Pekanbaru

27 November 2018, 11:00:06 WIB

JawaPos.com – Aksi unjuk rasa terjadi di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Riau, Selasa (27/11). Kali ini dilakukan puluhan dokter. Mereka tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia (IKABI) Koordinator Wilayah Riau dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Riau.

Kedatangan massa sehubungan dengan ditahannya tiga dokter oleh Kejari Pekanbaru, Senin (26/11). Adalah dr. Welli Zulfikar, dr. Kuswan Ambar Pamungkas, dan drg. Masrial. Mereka ditahan bersama dengan Direktur CV Prima Mustika Raya (PMR) Yuni Efrianti dan mantan anak buahnya, Mukhlis.

Ketiga dokter berstatus PNS di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru dan dua pengusaha itu diduga terlibat kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) di RSUD Arifin Ahmad. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak awal Januari 2018. Namun para tersangka tak ditahan saat proses penyidikan di Polresta Pekanbaru.

Kemudian saat proses pelimpahan tahap II atau penyerahan barang bukti dan tersangka oleh Polresta Pekanbaru, penyidik Pidana Khusus Kejari Pekanbaru langsung menahan semua tersangka di Rutan Sialang Bungkuk.

Dalam rilisnya, IKABI Korwil Riau menyatakan bahwa para dokter yang ditahan merupakan korban dalam kasus ini. Mereka dijerumuskan sistem sehingga dituduh melakukan korupsi. Sedangkan yang membuat kebijakan tidak tersentuh hukum.

Upaya penahanan telah dinilai menyakiti dan membahayakan dokter ahli bedah. Sehingga IKABI perlu menunda pelayanan bedah di Riau sebagai bentuk solidaritas atas desakan seluruh anggota

Selanjutnya, anggota IKABI Korwil Riau tetap melakukan pelayanan emergensi dan mengunjungi pasien-pasien yang telah dirawat. Terakhir, meminta kepada instansi Kejari Pekanbaru tidak melakukan penahanan. Karena di luar tahanan mereka tetap bisa melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Hal senada disampaikan PDGI. Organisasi ini menyebut, hingga sekarang tenaga drg Masrial selaku dokter ahli bedah mulut masih sangat dibutuhkan. Sebab di Riau, dokter bedah mulut masih sangat langka.

“Kami juga meminta agar penahanan tidak dilakukan guna mencegah terjadinya penumpukan daftar antrean tindakan beda mulut di rumah sakit. Selain itu, dia tidak akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti,” kata Sekretaris PDGI Wilayah Riau drg Chairul Sahri dalam rilisnya.

Hingga saat ini, para dokter yang datang mengenakan jas putih masih berada di Kejari Pekanbaru. Mereka masih menunggu keputusan dari pihak Kejari Pekanbaru terkait dengan tuntutan mereka.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (ica/JPC)

Puluhan Dokter Geruduk Kejari Pekanbaru