JawaPos Radar

Partai Pengusung Boleh Ajukan Lebih dari 2 Nama Calon Pengganti Sandi

27/08/2018, 13:35 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Partai Pengusung Boleh Ajukan Lebih dari 2 Nama Calon Pengganti Sandi
Sandiaga Uno mengundurkan diri dari Wakil Gubernur DKI Jakarta. (Yesika Dinta/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Soni Sumarsono menyebut tak ada batasan untuk mengusulkan nama calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Kedua partai pengusung, yakni PKS dan Gerindra bisa mengajukan beberapa nama.

“Boleh lebih, 10 juga boleh ke Gubernur,” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Senin (27/8).

Namun, ketika pemilihan di DPRD DKI, harus dipastikan dua nama yang bertarung. Kemudian, hasil pemenangnya nanti diserahkan ke Mendagri Thahjo Kumolo dan dilanjutkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk penerbitan Keppres.

“Tapi saat ke DPRD harus hanya tinggal dua, tetap dua nama,” terang Soni.

Sementara itu, dalam kabar yang beredar, calon pengganti cawapres pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 tersebut hanya berasal dari PKS. Hal itu tidak menjadi masalah selama Gerindra memang menyatakan tidak akan mengajukan nama.

“Kalau Gerindra nggak mengajukan, tak masalah sejauh bikin pernyataan bahwa tidak akan mengajukan,” tutur dia.

Seperti yang diketahui, PKS telah mengusulkan dua nama yang dinilai berkompeten menggantikan Sandiaga. Di antaranya, Sekretaris Jenderal PKS Mardani Ali Sera dan mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.

Sebelumnya, Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menyebut keputusan PKS untuk mengusulkan dua nama calon pengganti itu adalah hal yang salah. Sebab, sesuai Undang-Undang, masing-masing partai pengusung seharusnya memberikan satu nama.

“Ya kalau satu partai mengusungkan nama dua calon ya harus diubah dulu UU nya, gitu. Yang jelas bahwa sebagaimana syarat UU, ya harus dua partai pengusung itu masing-masing mendorong atau mencalonkan gitu lho, mengusulkan calon,” kata Bestari.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up