JawaPos Radar

Lion Air Perluas MRO di Bandara Hang Nadim

27/08/2018, 10:02 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Suwarso
Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam Suwarso (kanan) ketika di kawasan Bandara Hang Nadim Batam. (Bobi Bani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Lion Air terus mengembangkan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di Bandara Intetnasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Dari awalnya hanya 4 hektare lahan yang terpakai, kini MRO Lion Air sudah bergerak menuju perluasan hingga 12 hektare.

8 Hektare pengembangan MRO maskapai Lion Air sudah memasuki tahap pembersihan lahan. Setelah itu akan langsung dilanjutkan dengan pembangunan fisik MRO.

"Empat hektare sudah terbangun. Sekarang masih clearing delapan hektare sisanya," kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam Suwarso di Batam, Senin (27/8).

Pengembangan MRO rencananya memakan luas lahan hingga 24 hektare dari 1.762 hektare luas bandara. Namun prosesnya dijalankan secara bertahap. Jika nanti telah beroperasi optimal, hanggar milik Lion Grup ini akan menjadi salah satu yang terbesar.

20 Hektare lahan MRO akan mampu menampung 54 pesawat berbadan besar. Saat ini di lahan seluas empat hektare, MRO Lion Air mampu menampung sembilan pesawat.

Selain Lion Air, maskapai Garuda Indonesia juga telah menjajaki kemungkinan adanya kerja sama dengan Bandara Hang Nadim untuk pembangunan fasilitas perawatan pesawat itu.

Pihak Garuda Indonesia telah melakukan survei lokasi terkait rencana tersebut. Namun demikian, belum ada pembicaraan lebih lanjut perihal berapa luasan yang mungkin akan dipakai.

Badan Pengusahaan (BP) Batam sebagai pengelola bandara yang terletak di Kecamatan Nongsa itu masih menunggu tindak lanjut dari pembicaraan sebelumnya. "Saat ini BP Batam masih menunggu keseriusan pihak Garuda," tutur Suwarso.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up