JawaPos Radar

KPK Siap Dampingi Pemkot Surabaya Soal BOPDA

27/08/2018, 18:05 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Agus Rahardjo
Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) saat di Kampus UMS, Senin (27/8). (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap mendampingi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Khususnya terkait dengan dugaan penyelewengan dana bantuan operasional daerah (BOPDA).

"Kami akan melakukan pendampingan kepada penegak hukum di lingkungan Pemkot Surabaya. Kami akan coba fasilitasi dengan ahli penghitungan keuangan negara," kata Ketua KPK Agus Rahadjo saat di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Senin (27/8).

Agus menegaskan, lembaganya tidak dapat menangani kasus yang tidak melibatkan pejabat penyelenggara negara. Misalnya, pejabat setara wali kota, wakil wali kota atau anggota dewan.

Dengan demikian, Pemkot Surabaya harus menangani langsung kasus BOPDA jika tidak melibatkan pejabat negara. "Karena tugas kami menangani korupsi yang melibatkan penyelenggara negara. Tapi kami terbuka untuk melakukan pendampingan bagi penegak hukum lain," tegas Agus.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beraksi keras atas dugaan penyelewengan BOPDA. Dia menyatakan akan melaporkan kasusnya kepada KPK. Namun hingga sekarang, Risma belum melaporkan kasus tersebut. Dana BOPDA masih dalam proses audit Inspektorat sejak 5 hari lalu. Setelah itu, hasilnya akan dievaluasi Badan Pengelola Keuangan.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up