JawaPos Radar

Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI Pengganti Sandiaga Uno

27/08/2018, 01:11 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI Pengganti Sandiaga Uno
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Dok JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta masih belum mengerucut ke satu orang. Kedua partai pengusung, PKS dan Gerindra, tampaknya belum menemukan jalan keluar untuk memutuskan satu nama.

Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menyebutkan mekanisme penempatan kursi orang nomor dua di ibu kota itu. Menurutnya, hal tersebut akan dimulai dari rapat paripurna pengumuman pernyataan berhenti yang harus dibacakan sendiri oleh Sandiaga.

Selanjutnya, hasil paripurna nantinya akan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kemudian, legislatif akan melakukan pemilihan calon pengganti dari kedua partai pengusung yakni PKS dan Gerindra.

“Begitu didapat dari kedua partai pengusung, dikirim lagi ke DPRD melalui gubernur untuk dilakukan pemilihan melalui rapat paripurna pemilihan,” ujar Bestari saat dihubungi, Minggu (26/8).

Dia menegaskan, seluruh keputusan tetap berakhir di tangan Kemendagri. “Sudah, setelah forumnya tercapai, pilih siapa yang menang, kirim lagi ke Mendagri,” katanya.

Anggota Komisi D DPRD DKI itu menegaskan, rapat paripurna besok hanya untuk meminta persetujuan bahwa Sandiaga mengundurkan diri atau mengajukan permohonan untuk berhenti. Hal itu dapat dilakukan dalam waktu yang singkat.

“Apakah dapat disetujui? Setuju. Ya sudah kelar, gitu saja. (Paripurna) Cuma lima menit saja kok,” tandasnya.

Rapat paripurna dalam rangka pengumuman pernyataan berhenti Wakil Gubernur DKI Jakarta akan digelar pada esok hari, Senin (27/8). Keputusan itu diambil saat DPRD menyelenggarakan rapat badan musyawarah (Bamus) Selasa (21/8) lalu.

Saat itu, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi meminta mantan wagub yang mundur karena mencalonkan diri sebagai wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 itu untuk hadir guna membacakan sendiri pernyataan berhentinya.

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up