JawaPos Radar

Selain Diancam dengan Sajam, Rumah Moris juga Dirusak dan Dibakar

27/07/2018, 14:06 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Perusakan Rumah Warga
(Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Moris, 36, mengalami kejadian tak mengenakkan pada Jumat (27/7) sekitar pukul 05.00 WIB. Pasalnya, kaca rumahnya dirusak kemudian gorden jendela dibakar oleh pria tak dikenal. Selain itu, ia juga diancam dengan senjata tajam (Sajam).

Menurut informasi yang diperoleh JawaPos.com dari pihak kepolisian, korban merupakan warga Jalan Uka, Perumahan Bumi Garuda Sakti Damai Blok B3, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau.

Kejadiannya bermula ketika ia mendengar suara kaca yang dipecahkan sekitar pukul 03.30 WIB. Mendengar itu, Moris terbangun. Kemudian keluar dari kamar dan melihat gorden jendela depan rumahnya sudah terbakar.

Perusakan Rumah Warga
Moris, 36, mengalami kejadian tak mengenakkan pada Jumat (27/7) sekitar pukul 05.00 WIB. Pasalnya, kaca rumahnya dirusak kemudian gorden jendela dibakar oleh pria tak dikenal. (Istimewa)

Tanpa menunggu waktu, Moris langsung membangunkan istri dan dua orang anaknya. Lalu berusaha keluar lewat pintu samping dapur. Tapi begitu membuka pintu, ada seorang pria yang tak dikenal sudah menunggunya.

Pria itu menggunakan senjata tajam jenis parang. Saat melihat korban dia langsung mengejarnya. Korban pun langsung menutup pintunya dan berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan minta tolong korban, pelaku pun melarikan diri dengan sepeda motor matic yang tidak diketahui nomor polisinya. Setelah pelaku kabur, beberapa tetangga berdatangan membantu korban memadamkan api.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Aryanto mengatakan, jajaran Polsek Tampan sudah melakukan pengecekan terkait kejadian tersebut.

"Kita sudah mencari saksi-saksi dan mengamankan barang bukti. Tapi korban sejauh ini belum membuat laporan polisi," kata Bimo, Jumat (27/7).

Meski belum dilaporkan secara resmi, namun kata Bimo, pihaknya akan mendalami apa motif pelaku melakukan hal tersebut. "Tim sedang lidik untuk mendalami motif. Apakah korban mempunyai masalah dengan orang lain," ucapnya.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up