JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kemenag Sumsel Imbau Warga Laksanakan Salat Gerhana Bulan

27 Juli 2018, 21:57:48 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Kemenag Sumsel Imbau Warga Laksanakan Salat Gerhana Bulan
Ilustrasi (K Anam Syahmadani/Radar Tegal/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) bakal terjadi pada Sabtu dini hari (28/7). Umat muslim di Indonesia, khusunya warga Sumsel diminta menggelar salat Gerhana sebagai tanda syukur.

Kasubag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel Saifuddin Latif mengatakan, terkait dengan fenomena GBT memang pihaknya tidak melakukan agenda khusus seperti salat gerhana. Karena pihaknya masih berkonsentrasi kepada kegiatan ibadah haji.

Meski begitu, dirinya menghimbau agar masyarakat tetap menjalankan salat gerhana. Sebab, gerhana merupakan fenomena langka jadi harus disyukuri.

"Karena itu, meski kurang diminati tetap masyarakat harus melaksanakan salat gerhana sebagai tanda syukur nikmat terhadap fenomena ini,” katanya kepada JawaPos.com, Jumat (27/7).

Pelaksanaan salat gerhana sebenarnya dapat dilakukan sendiri saat dimulainya fenomena tersebut. Salat gerhana juga tidak perlu pergi ke masjid. Namun, disarankan lebih baik secara berjemaah.

Shalat gerhana dikerjakan dua rekaat. Setiap rekaat terdapat dua kali rukuk. “Setelah salam seusai salat gerhana disunahkan untuk membaca doa karena diwaktu itu doa kita mustajabah atau sangat didengarkan,” tutupnya.

Sementara itu, warga Palembang, Thoriq Abdullah, 21, mengaku fenomena gerhana bulan sudah pernah terjadi pada Januari tahun ini. Namun, untuk kali ini kurang begitu antusuias karena terjadi pada malam hari.

“Jadi menurut saya biasa saja tidak ada yang istimewa,” kata ditemui di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Jumat malam (27/7).

Berbeda pada Januari lalu, dimana Fenomena Super Blood Moon hanya terjadi pada 150 tahun lalu. Sehingga dirinya pun sangat penasaran untuk melihat dan menyaksikan fenomena tersebut.

Meskipun begitu, ia mengaku kalau belum ketiduran maka dirinya akan menyaksikan fenomena ini dari rumahnya. “Mungkin nanti akan menyaksikan fenomena ini dari rumah saja,” tutupnya.

Sementara itu, Chandra, 27 juga mengaku baru mengetahui jika malam ini akan terjadi fenomena GBT. Menurutnya, fenomena GBT kali ini kurang menarik karena memang pada Januari lalu fenomena ini sudah pernah terjadi.

“Fenomena ini kan sudah pernah terjadi sehingga jadi biasa saja menurut saya,” singkatnya.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up