JawaPos Radar

Gelombang Tinggi Juga Hantam Gili Trawangan

27/07/2018, 08:41 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Gelombang Tinggi Juga Hantam Gili Trawangan
Ilustrasi. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Gelombang tinggi masih terjadi di sejumlah wilayah pesisir Indonesia. Bahkan menyasar tempat-tempat wisata yang ramai pengunjung seperti Gili Trawangan di Lombok, Nusa Tenggara Barat sejak kemarin.

"Jadi apa yang terjadi di pesisir atau pantai (di Gili Trawangan) memang benar," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada JawaPos.com, Jumat (27/7).

Akibatnya, hotel maupun restoran rusak disambar gelombang tinggi tersebut. "Kerugian dan kerusakan yang ditimbulkan gelombang tinggi mencapai puluhan miliar rupiah di daerah-daerah yang terdampak," sebutnya.

Sementara itu Sutopo menjelaskan bahwa memang sejak Rabu (25/7) hingga Kamis (25/7), gelombang laut memang tinggi di selatan Nusa Tenggara Barat, Bali, Pulau Jawa dan Sumatera Barat. "BMKG telah meprediksi tinggi gelombang tersebut," pungkasnya.

Kemarin gelombang setinggi 2,5 sampai 6 meter memang menghantam sepanjang pesisir selatan Jawa, Bali, sampai Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 14 titik tercatat mengalami gelombang setinggi 4-6 meter.

Akibatnya, seperti dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat, NTB, 114 orang atau 33 kepala keluarga (KK) mengungsi sementara ke gedung-gedung sekolah.

Warga yang mengungsi berasal dari Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, dan Desa Kuranji, Kecamatan Labu Api, Lombok Barat. Lebih dari 64 rumah terendam air di Kecamatan Gerung dengan tinggi rata-rata 30 hingga 60 sentimeter. Sedangkan kerugian di Kecamatan Labu Api masih dihitung. (dna)

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up