Dipanggil KPK, Adik Cak Imin Irit Bicara

27 Juli 2018, 13:51:04 WIB

JawaPos.com – Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim) Abdul Halim Iskandar memilih irit bicara, terkait pemanggilan dirinya oleh Komisi Pemberantan Korupsi (KPK). Ketua DPW PKB Jatim akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi yang menyeret Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman.

Halim menyatakan akan memberikan keterangan secara detail setelah selesai diperiksa penyidik lembaga anti-rasuah. “Nanti saja kalau sudah selesai, saya kasih informasi ya,” jawab kakak kandung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin itu saat dikonfirmasi di Kantor DPRD Jatim, Surabaya, Jumat (27/7).

Politikus yang akrab disapa Gus Halim itu lantas menjelaskan mengenai ketidakhadirannya dalam pemanggilan penyidik KPK beberapa hari yang lalu. Menrutnya, ada acara yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, Gus Halim memastikan siap hadir jika ada panggilan ulang. “Ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan,” tukasnya.

Sekadar diketahui, penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada Bupati Nganjuk Taufiqurrahman pada April tahun 2017. Taufiqurrahman langsung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Terbaru, KPK menjadwalkan pemeriksaan kepada Abdul Halim Iskandar dalam kasus dugaan gratifikasi terhadap yang menjerat Taufiqurrahman. Namun, Halim mangkir pada panggilan pertama dengan alasan tertentu.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (mkd/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini: