alexametrics
Sampaikan Keprihatinan atas Gugurnya Pahlawan Demokrasi

Soroti Netralitas Pemilu, Sandi Sebut Ada Abuse of Power

27 April 2019, 19:17:11 WIB

JawaPos.com – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi GOR Pancasila, Surabaya, Sabtu sore (27/4).  Sandi bermaksud memantau proses rekapitulasi suara di lokasi tersebut.

Sandi mengaku masih mendapatkan kabar banyaknya indikasi kecurangan pada Pemilu 2019. Di antaranya banyak formulir A5 dan C7 yang tidak ada di sejumlah TPS saat hari H pencoblosan 17 April lalu.

Selain itu, Sandi juga mengkritisi netralitas penyelenggara pemilu dan aparat penegak hukum. Oleh sebab itu, Sandi berjanji akan terus mengawal proses penghitungan suara sampai tuntas.

“Saya dengar sendiri dari para relawan, ada abuse of power (penyalahgunaan wewenang jabatan, Red)Ada suatu yang kita sebut sebagai misuse of state resources, di mana banyak sekali netralitas yang mestinya ada, (tapi justru) tidak netral. Penegak hukum dan penyelenggara pemilu yang semestinya bergerak seadil-adilnya, (malah) banyak sekali indikasi (kecurangan),” tegas Sandi.

Saat ini yang menjadi fokus Prabowo-Sandi adalah memastikan pemilu yang jurdil. Menurut Sandi, rakyat Indonesia berhak mendapatkan hasil pemilu yang bermartabat. Sebab anggaran yang dikeluarkan untuk menghelat pesta demokrasi tersebut tidak kecil.

“Hampir Rp 25 Triliun yang dikeluarkan untuk pemilu. Kalau pemilu nggak berkualitas, sangat mencederai rakyat. Itu uang rakyat yang dipakai untuk pemilu, kalau dibuat pembangunan luar biasa,” tambahnya.

Dalam kunjungannya tersebut, Sandi juga sempat menyinggung kerja keras petugas pemilu yang rela mengorbankan nyawanya. Bahkan saat mobilnya baru masuk ke pelataran GOR Pancasila, Sandi sudah mendengar kabar adanya seorang anggota PPK Kecamatan Wonokromo bernama Triana Herawati yang harus mendapat penanganan. Triana tumbang karena kelelahan usai terus bekerja selama seminggu lebih.

Mendengar kabar itu, Sandi mengungkapkan keprihatinannya. Dia juga mengikuti perkembangan kabar banyaknya pahlawan demokrasi yang gugur saat proses Pemilu 2019 berlangsung. Sandi berharap, pelaksanaan pemilu pada masa yang akan datang.

“Ini sesuatu yang sangat pahit. Sangat memprihatinkan kita, bahwa secara fundamental proses ini mengakibatkan banyak sekali petugas yang kelelahan dan yang meninggal sudah di atas 225. Dan saya juga ingin memastikan proses (pemilu) di sini jurdil,” ungkap Sandi.

 

Editor : Dida Tenola

Reporter : Aryo Mahendro



Close Ads