alexametrics
Kasus DAK Kabupaten Kebumen dan Purbalingga

Taufik Kurniawan Bantah Keterangan Yahya Fuad dan Tasdi

27 Maret 2019, 18:10:43 WIB

JawaPos.com – Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan membantah kesaksian mantan Bupati Kebumen, Yahya Fuad dan Bupati Purbalingga nonaktif Tasdi saat sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (27/3). Sebelumnya, kedua bupati terpidana itu masing-masing mengaku pernah menjumpai Taufik guna mendiskusikan penambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBN.

Pada kesaksiannya, Yahya mengungkap dirinya pernah memberikan proposal sebagai langkah awal penambahan DAK pada APBN tahun anggaran 2016. Dia mengatakan, Taufik sebelumnya pernah menyetujui untuk mau membantunya.

Atas pernyataan Yahya ini, Taufik menyampaikan keberatan kepada Majelis Hakim. Dia mengaku tak pernah memberikan tawaran tentang upaya penambahan DAK, apalagi menerima proposal terkait hal itu.

Taufik Kurniawan Bantah Keterangan Yahya Fuad dan Tasdi
Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan membantah kesaksian mantan Bupati Kebumen, Yahya Fuad dan Bupati Purbalingga nonaktif Tasdi saat sidang di Pengadilan. (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)

Tapi, Taufik sempat mengatakan memang ada proposal dari Kebumen. Hanya saja itu ia ketahui satu bulan usai APBN-P diputuskan oleh Badan Anggaran (Banggar). “Saya tahu sebulan setelah anggaran diputus dan itu sudah di Banggar. Saya tidak punya kewenangan untuk mengubahnya lagi,” bantahnya.

Sementara keterangan Tasdi yang menyebutkan jika pertemuan Bupati Purbalingga nonaktif itu dengan terdakwa pada Maret 2017 lalu menjadi awal mula perbincangan pengaturan DAK, ikutan Taufik bantah. Ia menyebut sewaktu itu dirinya murni hanya menghadiri suatu acara bersama para pengurus Cabang Muhammadiyah dan pengurus PAN.

“Tidak ada saya bertemu di pendopo (Pemkab Purbalingga) karena saat saya mau ke pendopo ternyata saksi (Tasdi) sudah dalam mobil jadi saya mengikuti. Tidak ada juga saya menawarkan terhadap saksi,” kata Taufik.

Akan tetapi, Tasdi pun bersuara atas penyataan Taufik. Sesuai keterangannya pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dirinya enam kali menemui Taufik. Selama 2017 empat kali, 2018 dua kali. Dan menurutnya, perbincangan soal pengaturan DAK itu selalu ada.

“Memang tidak langsung (disampaikan Taufik), waktu itu melalui Wahyu Kristianto yang mendampingi. Wahyu Kristianto Ketua DPW PAN Jateng. Enam kali pertemuan itu ada semua bukti fotonya,” tegas Tasdi.

Seperti diketahui Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan diseret ke meja hijau karena dugaan kasus suap pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Kebumen. Pada saat sidang dakwaan Rabu (20/3) kemarin, terungkap pula jika Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu terlibat dalam pengaturan DAK Kabupaten Purbalingga.

Taufik, dalam dakwaannya, disebut menerima Rp 3,6 miliar dari Yahya Fuad. Sementara dari Tasdi, dia mendapat Rp 1,2 miliar. 

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro

Taufik Kurniawan Bantah Keterangan Yahya Fuad dan Tasdi