alexametrics

Polda Catat Ada Tujuh Kasus Penyelewengan Dana Desa di Sumsel

27 Februari 2019, 18:51:32 WIB

JawaPos.com – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) mencatat ada tujuh kasus penyelewengan dana desa terjadi di Sumsel pada 2018 lalu. Kasus tersebut, saat ini tengah memasuki proses penyidikan.

Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan, dari tujuh kasus yang masuk ke Polda Sumsel, dua diantaranya berkasnya sudah lengkap. Dua kasus tersebut yang terjadi di Desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan Kabupaten Lahat.

“Dua kasus ini terjadi pada tahun 2017 yang lalu dan kelengkapan berkasnya awal tahun ini,” katanya saat ditemui usai kegiatan Seminar dan Workshop Nasional Tata Kelola Pemerintahan Desa dan Membangun Kemandirian Desa Melalui BUMDes, Rabu (27/2).

Dijelaskannya, kesalahan yang mereka lakukan yakni melakukan pengerjaan fiktif seperti membangun jalan. Dimana uang pengerjaan diambil namun pengerjaan bangunannya tidak beres. Bahkan, ada yang melakukan markup anggaran.

Ia mengaku, ini sangat melanggar dan tentunya dilakukan penindakan. Namun, langkah penindakan ini merupakan langkah terakhir jika terjadi penyimpangan.

Berdasarkan MoU, antara Polri dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), tugas dari kepolisian yakni melakukan pencegahan. Kemudian, mengawasi barulah melakukan penindakan.

Dalam proses pencegahan dan pengawasan, pihaknya telah membentuk tim. Salah satunya yakni, Tim Saber Pungli yang tugasnya mengawasi. Selain itu, pihaknya juga ada ceklist yang nantinya dikoordinasikan dengan desa bagaimana perencanaanya, pelaksanaannya dan pertanggungjawabannya.

“Jadi kami tahu bagaimana kondisi dilapangan. Ini untuk mencegah terjadi penyimpangan,” tutupnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : Alwi Alim

Copy Editor :

Polda Catat Ada Tujuh Kasus Penyelewengan Dana Desa di Sumsel