alexametrics

Mahasiswi UMM Meninggal di Spanyol

27 Februari 2019, 17:49:19 WIB

JawaPos.com – Kabar duka datang dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Salah satu mahasiswinya meninggal dunia saat mengikuti program beasiswa Erasmus+ di Universidad de Murcia, Spanyol. Adalah Nuriyanti Dina Kamiliya.

Dina merupakan mahasiswi semester akhir program studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (FKIP UMM). Ketika dikabarkan meninggal, Dina tengah menjalani program beasiswa Erasmus+ selama 5 bulan.

Program Erasmus+ merupakan kerja sama antara UMM dan Universidad de Murcia, Spanyol. Dina bersama tiga mahasiswa lainnya berhasil lolos seleksi short course (kursus singkat) untuk belajar di Universidad de Murcia, Spanyol. Ketiganya adalah Mutia Wardhani, Nalurita Wahyuningtyas dan Hesti Miranda.

Mahasiswa asal Bangkalan, Jawa Timur (Jatim) itu dinyatakan meninggal setelah seminggu dirawat di ruang intensive care unit (ICU) Rumah Sakit Virgen de la Arrixaca, Murcia, Spanyol. Tepatnya dirawat sejak 1 Februari 2019.

Menurut keterangan dokter Rumah Sakit Virgen de la Arrixaca, Murcia, Dina menderita komplikasi broncopneumonia akut. Dina sempat dirawat di ruang isolasi di ICU dan menggunakan alat bantu pernapasan atau respirator. “Lalu menderita penyakit jantung, gangguan pernapasan, dan gagal ginjal,” ujar Kepala Humas dan Protokoler UMM Dr Joko Susilo.

Dina tergolong mahasiswa aktif dan berprestasi. Saat kuliah, dia kerap menjuarai kompetisi bola voli dan kontes paduan suara. Dina pernah sebagai juara 1 lomba Paduan Suara Nasional di Malang pada 2017.

Rektor UMM Fauzan menyampaikan, setiap tahun pihaknya memang memberangkatkan dosen dan mahasiswa ke wilayah Eropa. Salah satunya Dina. Sebelum berangkat, Dina memang sudah mempunyai riwayat penyakit.

Cuaca ekstrem di Spanyol membuat penyakit Dina kambuh. “Ketika di tes, kan ada surat dokter itu anak ini memang punya penyakit Bronkitis. Pada saat itu di sana, kondisi cuaca sangat ekstrem. Sebelumnya merasa sehat, terus akhirnya kejadian meninggal di rumah sakit,” ujarnya.

Dina mendapatkan penanganan penuh dari KBRI. “Dicover KBRI, kedutaan yang mengurus semua. Proses sudah selesai semua,” pungkas Fauzan.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Fiska Tanjung

Copy Editor :

Mahasiswi UMM Meninggal di Spanyol