Cuaca Buruk, Kapal Tongkang Hantam Rumah dan Perahu Nelayan

26/12/2017, 15:42 WIB | Editor: Muhammad Syadri
Bodi kapal tongkang yang menghantam sebuah rumah di Bombana (Kendari Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Cuaca buruk masih menjadi momok bagi dunia pelayaran di Indonesia. Banyak pelayaran terancam bahkan berujung kecelakaan terjadi akibat diterpa badai.

Seperti yang dialami sebuah kapal tongkang AME IV menabrak rumah warga Bajo di Kelurahan Sikeli Kecamatan Kabaena Barat Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara Jumat (22/12) sekira pukul 03.00 Wita.

Kejadian ini mengakibatkan tiga rumah mengalami kerusakan. Dari total tersebut satu unit rumah yang diketahui milik Ottong rusak cukup parah. Bukan hanya itu akibat insiden tersebut, 10 perahu yang kerap digunakan masyarakat Bajo untuk mencari nafkah serta dermaga rakyat juga rusak dihantam kapal pemuat ore (bahan mentah hasil tambang) tersebut.

Kepala Kelurahan Sikeli Andi Matrani Jaya mengatakan, kecelakan yang terjadi di wilayahnya diduga akibat cuaca buruk. Sebab saat musibah terjadi di sekitar perairanlaut  Sikeli terjadi hujan disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

“Kuat dugaan akibat cuaca yang tidak bersahabat tersebut, membuat kapal tongkang bersama tag boat (kapal penariknya) terbawa gelombang dan menghantam rumah penduduk serta perahu warga yang tengah melempar sauh,” ujarnya sebagaimana dilansir dari Kendari Pos (Jawa Pos Group).

Andi menambahkan saat ini pihaknya masih berada di lokasi. Kapal tongkang bernama AME VI itu, masih belum bergerak dan berada hampir di bibir pantai.

Menurut Lurah Sikeli, dia bersama warga sekitar akan mengupayakan agar kapal yang direncanakan mengangkut ore nikel di pulau Kabaena itu segera di evakuasi. Sebab jika tidak, maka bisa mengancam keselamatan penduduk di sekitar kejadian bahkan menambah jumlah rumah yang rusak.

“Sekarang air laut lagi surut, mudah mudahan saat pasang nanti, tongkangnya bisa di tarik. Jika tidak bisa menimbulkan dampak yang lebih besar lagi, mengingat cuaca dan kondisi alam di sekitar Sikeli lagi tidak bersahabat, ” ungkap Andi.

(sad/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi