alexametrics

Selesai di Sungai Oya, Balai Arkeologi Jogja Akan Susuri Pacitan

26 Oktober 2017, 05:49:23 WIB

Jawapos.com-  Balai Arkeologi (Balar) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) akan melanjutkan  penelitian berbagai artefak peninggalan sejarah ke sungai yang berada di wilayah Pacitan, Jawa Timur pada 2018 nanti. Sebelumnya Balar DIJ melakukan penelitian sepanjang Sungai Oya di Kabupaten Gunungkidul. Karena temuan sementara sudah dianggap cukup.

“Dari sungai Oya sudah banyak (yang ditemukan, red). Arahnya dari barat ke timur. Jadi nanti dilanjutkan ke sungai di wilayah Pacitan,” kata peneliti dari Balar DIJ, Indah Asikin Nuraini, ditemui di kantornya, Rabu (25/10).

Survei terakhir di Sungai Oya, pada 2016 silam. Para peneliti mendapatkan beberapa temuan, namun yang paling utama diketahui artefak atau benda bersejarah lebih banyak didapat di Meander atau lekukan sungai.

Selama ini, artefak yang ditemukan di Sungai Oya, lebih banyak berupa alat batu. Dari Paleolitikum atau zaman batu tua hingga Neolitikum (muda).  Selain itu juga banyak fosil hewan vertebrata, seperti sapi, kerbau, banteng, dan gajah. Sementara, lanjut Indah, untuk fosil manusia purba sampai saat ini masih belum pernah ditemukan. “Belum ada temuan manusia purbanya,” ujarnya.

Seperti yang sedang diteliti oleh peneliti dari Pusat Arkeologi di Gua Braholo, Kecamatan Rongkop. Kehidupan antara di sungai dengan gua itu, memang bisa jadi selisih ribuan tahun. Namun, sama-sama menjadi pertanyaan besar keberadaan fosil manusianya.

Berbeda dengan temuan di daerah lain, seperti Sangiran, atau di situs Pati Ayam di Kabupaten Kudus. Di sana, selain fosil hewan juga ditemukan kerangka manusianya. “Masih menjadi pertanyaan besar. Mana orangnya?,” katanya.

Selain melakukan survei di sungai yang berada di wilayah Pacitan, pada 2018 nanti juga meneruskan penelitian di Gua Kidang, Blora. “Dua itu. Sungai di Pacitan dan Gua Kidang yang penelitiannya sudah dimulai sejak 2005,” ucapnya. Temuan di Gua Kidang, selain ada manusia purba, juga didekatnya ada fosil hewan. Beberapa artefak telah dibawanya ke kantor untuk diteliti lebih lanjut.

Caption foto:

Peneliti dari Balar DIJ, Indah Asikin Nuraini.(ridho hidayat/Jawapos.com)

 
 

Editor : admin

Reporter : (dho/JPC)



Close Ads
Selesai di Sungai Oya, Balai Arkeologi Jogja Akan Susuri Pacitan