alexametrics

KY Sebut 150 Hakim di Jatim Dilaporkan Dugaan Pelanggaran Kode Etik

26 September 2021, 22:39:55 WIB

JawaPos.com–Ketua Komisi Yudisial Mukti Fajar Nur Dewata mengungkapkan, telah menerima aduan pelanggaran kode etik kehakiman yang diduga dilakukan sedikitnya 150 hakim di Jawa Timur. Jumlah itu merupakan terbanyak kedua setelah DKI Jakarta.

”Kami telah bekerja sama dengan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), kejaksaan, kepolisian, dan KPK, untuk meningkatkan pengawasan dan supervisi,” kata Mukti Fajar Nur Dewata seperti dilansir dari Antara saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka Edukasi Publik Tugas dan Fungsi Komisi Yudisial di Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (26/9).

Dia mengakui, tidak mudah menemukan bukti-bukti pelanggaran kode etik hakim sebagaimana aduan masyarakat. Hal itu karena pola dan modus operandi yang digunakan lebih canggih.

”Permainanya memang canggih, jadi untuk mencari bukti memang sulit,” ujar Mukti Fajar Nur Dewata.

Namun jika ditemukan, Mukti Fajar memastikan oknum hakim nakal atau diistilahkan sebagai hakim hitam itu akan disanksi berat. Komitmen itu bahkan menjadi pakta integritas yang disepakati dalam bentuk nota kesepahaman antara KY dengan Mahkamah Agung.

”Nah, yang hitam-hitam ini kami sudah sepakat dengan MA untuk dihabisi,” terang Mukti Fajar Nur Dewata.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads