alexametrics

Hari Tani Nasional, Ribuan Petani Sawit Kecil Dapat Bantuan

26 September 2021, 13:04:53 WIB

JawaPos.com – Ribuan petani sawit kecil mendapatkan paket bantuan di Hari Tani Nasional 2021. Bantuan tersebut disalurkan oleh Serikat Petani Kelapa Sawit Indonesia (SPKS) sebagai bentuk kepedulian terhadap para petani sawit di masa pandemi Covid-19.

Total, ada 1.600 petani sawit kecil yang mendapatkan bantuan ini. Mereka tersebar di total 14 kabupaten sentral sawit Indonesia.

SPKS mencatat, petani sawit adalah salah satu elemen yang paling merasakan dampak Covid-19 sejak Maret 2020 hingga saat ini. Walau harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit saat ini tergolong baik (sekitar Rp 1.500-Rp 2.500/kg) namun petani kelapa sawit skala kecil masih mendapatkan harga yang jauh lebih rendah, yakni di bawah Rp 1.500/kg karena harus menjual produknya melalui tengkulak.

Sementara, harga kebutuhan pokok dan biaya pengelolaan perkebunan rakyat juga mengalami kenaikan di masa pandemi Covid-19.

“Pemberlakuan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari bulan Juli lalu tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi juga mempengaruhi kesejahteraan, penghidupan, aktivitas sehari-hari dan perekonomian masyarakat Indonesia, termasuk petani kelapa sawit,” jelas Sekjen SPKS Mansuetus Darto dalam keterangan resminya.

“Dengan semua kesulitan yang sedang berlangsung, petani kecil harus didukung untuk memungkinkan mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga untuk dapat terus melakukan praktik berkelanjutan,” smabungnya.

Darto menjelaskan, paket bantuan darurat yang diberikan berupa sembako (beras, gula, minyak goreng, telur dan mie instan, serta susu kaleng) berjumlah 1.600 paket untuk dibagikan kepada 1.600 petani skala kecil. Selain sembako, sebanyak 7.500 masker kain dan lima tabung oksigen juga dibagikan.

Lokasi pendistribusian tersebar di 13 kabupaten, yaitu di Kecamatan Sanggau, Sekadau, Sintang, Paser, Kobar, Seruyan, Labura, Rokan Hulu, Kuansing, Siak, Pelalawan, dan Muba.

“Dengan bantuan darurat ini, kami berharap para petani kelapa sawit kita dapat mempertahankan praktik berkelanjutan mereka sambil melestarikan hutan sebagai “rumah sakit” tradisional bagi masyarakat pedesaan,” tambah Darto.

Editor : Banu Adikara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads