JawaPos Radar | Iklan Jitu

Bos Abu Tours Siapkan Pembelaan Setebal 36 Lembar

26 September 2018, 14:25:43 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Sidang Abu Tours
Sidang perdana terdakwa Hamzah Mamba di PN Makassar, Rabu (19/9) lalu. (Sahrul Ramadan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sidang lanjutan kasus Abu Tours digelar di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (26/9). Agendanya adalah eksepsi dari CEO Abur Tour Hamzah Mamba yang duduk sebagai terdakwa kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang. Tim kuasa hukum terdakwa sudah menyiapkan pembelaan setebal 36 lembar.

Ketua tim kuasa hukum terdakwa, Hendro Saryanto menyebutkan, beberapa poin substansi dimasukkan dalam eksepsi. Antara lain menolak asumsi bahwa kasus ini adalah tindakan pidana.

"Ini yang akan kami sampaikan nanti di dalam persidangan dan masuk dalam eksepsi. Sebenarnya kasus ini lebih ke ranah perdata, bukan pidana," jelas Hendro saat ditemui sebelum sidang di PN Makassar.

Menurut Hendro, unsur-unsur keperdataan dalam perkara yang menjerat kliennya sangat kental. Bahkan bertolak belakang dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Karena unsur-unsurnya itu saya liat dari berawal dari satu perjanjian. Kemudian ada satu janji lagi untuk pemberangkatan. Ini wanprestasi. Kalau lanjut ke pidana, jamaah sendiri yang rugi," jelasnya.

Selanjutnya adalah pembelaan melalui penjelasan tentang pembelian aset milik terdakwa yang disebutkan menggunakan dana hasil penggelapan, penipuan dan pencucian uang jamaah. Menurut Hendro, dakwaan itu tak sesuai dengan apa yang dilakukan terdakwa.

"Unsur penipuan dan penggelapan itu tidak terpenuhi menurut kami. Termasuk aset yang dimiliki. Itu yang akan kami jelaskan dalam kesempatan pada eksepsi nanti," terangnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Hendro menampik frame yang seolah-olah dibentuk bahwa perkara Abu Tours jauh lebih parah dari kasus First Travel. "Padahal nanti kalau kami berikan fakta-fakta dan bukti, Abu Tours berbeda sekali dengan First Travel. Memang dia mengalami kesulitan finansial. Tapi dia punya niat baik untuk memberangkatkan seluruh jamaah. Tapi tiba-tiba dia ditahan sampai ditersangkakan," paparnya.

Seperti diketahui, Hamzah Mamba di dakwa menggelapkan, menipu dan mencuci uang Rp 1.214.091.220.242 milik 96.976 calon jamaah umrah yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia. Dalam proses pengelolaan keuangan itu, Hamzah banyak berperan untuk memberikan instruksi terhadap tiga calon terdakwa lainnya. Masing-masing adaalah mantan Direktur Keuangan Abu Tours Muhammad Kasim, serta dua mantan Komisaris Utama Abu Tours Nursyariah Mansyur dan Chaeruddin.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up