JawaPos Radar

PKS Mengaku Minta Kursi Wagub DKI karena Sudah Legawa di Pilpres

26/08/2018, 16:16 WIB | Editor: Yusuf Asyari
PKS Mengaku Minta Kursi Wagub DKI karena Sudah Legawa di Pilpres
Ilustrasi, PKS mengincar posisi wakil GUbernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno (Dok JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pencarian pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta masih terus dilakukan. Kedua partai pengusung, PKS dan Gerindra tampaknya belum menemukan jalan keluar untuk memutuskan satu nama.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari fraksi PKS Triwisaksana secara gamblang meminta partai yang sama-sama mengusung Sandiaga pada Pilkada DKI 2017 lalu itu untuk menyerahkan kursi tersebut kepada partainya. Sebab, cawapres yang disiapkan PKS tidak terpilih pada Pilpres 2019.

“Di Pilpres kan PKS sudah legowo lah memberikan kursinya kepada Pak Prabowo-Sandi yang dalam tanda kutip dua-duanya Gerindra,” ujarnya kepada JawaPos.com.

Menurutnya, PKS belum menetapkan figur pengganti cawapres pasangan Prabowo Subianto itu. Pembahasan dilakukan mulai saat ini, termasuk melakukan pendekatan kepada pihak-pihak terkait, terutama Gerindra.

“Abis Idul Adha ini kita mulai bahas dan pendekatan,” kata Sani, sapaan akrabnya.

Sebelum menentukan nama, penasihat fraksi PKS DPRD DKI itu mengaku telah membahas mengenai mekanisme pengenalan calon pengganti ke anggota dewan lainnya. Hal itu dianggap penting untuk melancarkan pergantian wakil gubernur dari partai yang dipimpin Sohibul Iman itu.

Penggantian Sandiaga, bukan hanya melibatkan dua partai, namun juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sendiri. Dia menegaskan, Anies harus mengetahui siapa yang akan mendampinginya hingga 2022 nanti.

“Selain figur nanti juga strategi memenangkan calon ini di DPRD. Karenakan mekanismenya itu dipilih. Itu perlu dibicarakan,” tandasnya.

Seperti diketahui, PKS telah mengusulkan dua nama yang dinilai berkompeten menggantikan Sandiaga. Di antaranya, Sekretaris Jenderal PKS Mardani Ali Sera dan mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu. Sedangkan, Gerindra hanya mengusulkan satu nama yakni Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up