JawaPos Radar

Identitas Terduga Penembak Polisi di Tol Kanci-Pejagan Beredar Luas

26/08/2018, 16:18 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Penembakan Misterius
Anjing pelacak dikerahkan saat penyisiran di sekitar lokasi kejadian dua anggota polisi yang ditembaki di tol Kanci-Pejagan. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Penyelidikan kasus penembakan dua anggota Polantas Polda Jabar terus bergulir. Di saat bersamaan, beredar di media sosial, informasi data diri mengenai terduga pelaku penembakan. Informasi tersebut didapat atau beredar via aplikasi WhatsApp yang diterima JawaPos.com pada Sabtu (25/8) malam. Namun, belum bisa dipastikan apakah informasi tersebut benar adanya.

Pada pesan itu, pada bagian awal tertera kronologi kedatangan tiga orang mencurigakan ke RSUD dr. Soeselo Slawi, Tegal, Jawa Tengah, sekira pukul 06.00, Sabtu kemarin. Seperti pada pemberitaan sebelumnya, dituliskan pula bahwa dua dari orang tersebut meminta perawatan oleh petugas medis karena luka yang diderita masing-masing.

Identitas dua orang itu juga disebutkan, dimana yang pertama bernama Rajendra Sulitiyanto, kelahiran 1 Agustus 1994, warga  RT 05 RW 01 Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Mengaku sebagai anggota Polri dengan menunjukkan sepucuk senjata api jenis revolver kemudian.

Lalu, yang kedua adalah Ica Ardeboran, sekitar 26 tahun, warga Ulu Gadut, Kota Padang. Kedua orang ini disebutkan mengalami luka robek yakni untuk Rajendra pada bagian perut atau tepatnya ulu hati dan Ica pada bagian punggung atau bawah ketiak.

Dituliskan pula keterangan bahwa pasien Ica Ardeboran mengaku sebagai anggota Polri dari Polsek Pasar Kamis Tangerang Banten. Yang sedang bertugas dan baku tembak dengan pelaku kejahatan di wilayah perbatasan Jateng-Cirebon.

Kemudian, saat keduanya diminta melakukan rujuk ke RS Margono Purwokerto, mereka malah meminta untuk pulang paksa. Dan pada pukul 08.45 WIB, dengan dijemput satu orang lagi menggunakan kendaraan bermotor, mereka meninggalkan lokasi.

Untuk sepeda motor yang dikendarai tiga orang tersebut, sebagaimana informasi yang beredar ini sebutkan adalah Honda Beat berwarna putih dan putih biru.

Sampai di sini, jika dilanjut menurut informasi Darmawan kemarin, kemudian datang jajaran Reskrim Polres Tegal yang merespon laporan dari pihak rumah sakit sebelumnya. Sementara pada info yang beredar tersebut, tertera pula edaran dibuat oleh Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo kepada Kapolres Tegal dan ditembuskan ke sejumlah pihak.

Sementara itu, saat JawaPos.com mencoba mengkonfirmasi Kasatreskrim Polres Tegal melalui pesan WhatsApp, AKP Bambang Purnomo, hingga berita ini dikirimkan, belum merespon. Saat ditelepon, panggilannya pun dialihkan. Begitu pula dengan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmaja.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua anggota Polantas Polda Jabar, Aiptu Dodon dan Aiptu Widi mengalami luka di tangan dan dada usai ditembak tiga orang tak dikenal.  Keduanya menjadi korban penembakan saat melakukan patroli di kilometer 244 Tol Kanci-Pejagan, Cirebon, Kabupaten Jawa Barat, Jumat (24/8) malam.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto sebelumnya juga mengatakan bahwa dua anggotanya tersebut sempat memberikan tembakan balasan ke arah pelaku. Meski tak menyebut peluru mengenai sasaran atau tidak.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up