Diduga Kritis, Satu Korban Penembakan Dirujuk ke RS Polri Kramat Jati

26/08/2018, 00:23 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Mobil Ambulans RS Mitra Plumbon memberangkatkan korban penembakan menuju RS Polri Kramat Jati. Sabtu (25/8) malam. (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Satu dari dua orang polisi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di tol Kanci-Pejagan, Aiptu Dodon Kusdianto dirujuk ke RS Polri Kramat Jati Jakarta, Sabtu (25/8) malam. Anggota PJR Ditlantas Polda Jabar itu mengalami luka tembak di bagian dada kanan, kiri dan di bagian leher.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, korban Aiptu Dodon diberangkatkan dari RS Mitra Plumbon Cirebon sekitar pukul 21.00 WIB. Keberangkatan korban Aiptu Dodon diantar dengan mobil ambulans RS Mitra Plumbon dan dikawal oleh mobil patwal dan dua mobil pengawal kepolisian.

Sementara seorang korban lainnya bernama Aiptu Widi Harjana masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Plumbon Cirebon. Widi terkena luka tembak di bagian dada kanan serta di telapak tangan kiri.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kondisi dua polisi korban penembakan. Namun dari informasi yang berhasil didapatkan, korban mengalami luka cukup serius sehingga harus ditangani di RS Polri Kramat Jati di Jakarta.

Direktur Utama RS Mitra Plumbon, dr Ahmad Qoyyim MARS mengaku belum bisa memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan terakhir kondisi korban penembakan oleh orang tidak dikenal di Tol KM 244 Pejagan-Kanci.

"Kami nggak berwenang memberikan keterangan terkait kondisi dua pasien itu (polisi). Harus ada seizin dari kepolisian," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, pada hari ini dokter sedang berupaya mengangkat proyektil yang bersarang di tubuh korban. "Perawatan intensif masih dilakukan dokter khusus. Kondisi korban dalam keadaan sadar," ujarnya.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi