JawaPos Radar

Tipu Perempuan, Polisi Gadungan Diciduk

26/07/2018, 16:11 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Polisi Gadungan
Wakapolres Batu Kompol Nurmala (dua dari kanan) menunjukkan barang bukti hasil penipuan. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pelaku penipuan yang menyaru sebagai anggota polisi kembali digaruk. Adalah Adi H, 44, warga Jalan Kenanga, Dusun Gemulo, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur (Jatim). Sebelumnya, tersangka telah menipu seorang perempuan dan mendapatkan Rp 2,1 juta.

Saat digelandang ke Polres Batu, Adi masih mengenakan seragam lengkap dengan atributnya. Namun ada beberapa atribut yang dipasang secara terbalik. Seperti pemasangan emblem pangkat. Adi juga mengenakan sepatu vantofel warna Cokelat yang tidak seharusnya dipakai polisi.

Penangkapan Adi berawal dari laporan Purmiasih, 42, warga Jalan Imam Sujono, Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Pada April lalu, Purmiasih melaporkan kasus penipuan dan sekarang ditangani Sat Reskrim Polres Batu.

Lalu pada Juni, Purmiasih mengenal tersangka yang mengaku sebagai anggota Polri aktif berpangkat Kompol. "Ngakunya berdinas di Mabes Polri sebagai Ketua Tim I Saber Pungli Mabes Polri," ujar Wakapolres Batu Kompol Nurmala, Kamis (26/7).

Kepada Purmuasih, Adi mengaku akan membantu kasusnya dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku penipuan. Namun bantuan itu tidak cuma-cuma. Adi meminta uang kepada Purmiasih dengan alasan untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta sebanyak 3 orang. Per tiketnya seharga Rp 700 ribu. Sehingga total sebesar Rp 2,1 juta.

Seiring bertambah waktu, pelaku penipuan tak kunjung tertangkap. Purmiasih pun mulai curiga. Dia pun kembali mendatangi Polres Batu untuk melaporkan Adi.

Tim kepolisian Polres Batu lantas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Adi di Jalan Imam Sujono, Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Nurmala mengungkapkan, laki-laki yang sebelumnya pernah terjerat kasus narkoba itu juga sempat melakukan penipuan serupa terhadap beberapa korban. "Sebelumnya juga ada warga Wagir yang menjadi korban. Bahkan sempat memberi uang Rp 30 juta," ungkapnya.

Di setiap aksinya, tersangka memang selalu menggunakan atribut polisi lengkap dengan pangkat kompolnya. Berdasarkan keterangan dari tersangka, aksi penipuan sudah dilakukan selama kurang lebih satu tahun.

Hingga saat ini, sudah ada dua korban Adi yang melapor ke Polres Batu. "Kami juga dapat konfirmasi dari Jakarta dan Medan," beber Nurmala.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up