JawaPos Radar

Dilarang Sandi, Baliho Jokowi dan AHY Masih Terpampang di Jakarta

26/07/2018, 18:50 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Dilarang Sandi, Baliho Jokowi dan AHY Masih Terpampang di Jakarta
Baliho relawan Gojo yang terpampang wajah Jokowi-Airlangga di kawasan Penjompongan, Jakarta Pusat (Reyn Gloria/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ramainya bursa Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 semakin ramai diperbincangkan. Dengan semangat itu, beberapa poster, baliho, maupun banner pun menghiasi Ibu Kota Jakarta.

Seperti salah satunya yang ada di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat terpampang baliho yang cukup besar, menampilkan foto Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Presiden Joko Widodo sedang tersenyum.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, baliho tersebut memang dipasang oleh Relawan Golkar-Jokowi (Gojo). Bahkan, dalam baliho tersebut terdapat pesan dukungan Gojo terhadap Jokowi yaitu Bersamamu Indonesia Maju.

"Itu sudah ada dari sebelum Lebaran, sudah lama. Ya mungkin karena di sini wilayahnya Golkar sama Jokowi jadi dipasang itu," tutur tukang ojek, Pardi ditemui di lokasi, Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (26/7).

Tidak hanya itu, sempat ramai pula baliho Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menghiasi jalan jelang pendaftaran Capres-Cawapres Agustus mendatang. Seperti salah satunya yang terlihat di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta banner-banner politik yang terpasang di berbagai sudut jalan arteri diturunkan selama perhelatan Asian Games 2018. Menurutnya, banner dan spanduk berbau politik itu mengganggu estetika ibu kota.

"Saya lihat kemarin yang dilaporkan ke saya itu di Gambir ya. Juga ada beberapa banner lain juga di jalan-jalan utama. Nah ini alangkah baiknya kalau dicopot," ujar Sandi di Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (22/7).

Dia mengaku sudah memberi perintah kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta agar mencopot APK yang berisi dukungan bagi pasangan bakal capres dan cawapres. Termasuk juga banner yang memasang namanya dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau Presiden Joko Widodo dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang belakangan banyak ditemukan.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up