JawaPos Radar

Kadis Perhubungan Samosir Potensi Jadi Tersangka

26/06/2018, 22:07 WIB | Editor: Budi Warsito
Kadis Perhubungan Samosir Potensi Jadi Tersangka
Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw, saat pantau beberapa TPS di Kota Medan. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polda Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan penyidikan maraton terkait kasus karamnya KM Sinar Bangun, Senin (18/6) lalu. Nakhoda dan tiga pegawai Dishub Samosir pun sudah dijadikan tersangka dalam kasus yang menelan ratusan nyawa itu.

Teranyar, Polda Sumut memeriksa Kepala Dinas Perhubungan Samosir NS. Dia berpotensi menjadi tersangka baru dalam kasus tersebut.

Nanti tergantung dari hasil penyidik. Karena, Pak Dir menyampaikan hari ini gelar perkara dan bagaimana statusnya," ucap Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw, Selasa (26/6)

Kuatnya potensi Kadishub Samosir menjadi tersangka disebabkan, ada regulasi yang tidak dilaksanakan. Selanjutnya, ada indikasi pembiaran terhadap kapal-kapal yang mengangkut muatan berlebih.

Saat‎ kejadian Kepala Dinas Perhubungan tersebut, ada di kawasan Danau Toba. Namun, tidak ada tindakan dilakukan untuk pencegahan. Mulai dari cuaca yang buruk hingga kapal overload.

"Itu yang saya maksod ada tataran regulasi, batasan itu ada dan larangan itu ada. Tapi, kalau mereka tahu kenapa tidak ada larangan dan pengawasan dengan secara fungsional masing-masing," jelas Paulus.

Paulus mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak Dinas Perhubungan Samosir dan pengusaha kapal.

Dia menambahkan untuk proses pencarian dan evakuasi korban dilakukan pihak Basarnas sampai saat ini dengan melibatkan seluruh pihak.

"Kita kepolisian bertugas untuk mengidentifikasi korban dan memastikan jumlah korban. Untuk kami berjalan sama kami," kata Paulus.

(pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up