alexametrics

Penataan Pedagang Kebun Binatang Surabaya Masih Kacau

26 Mei 2019, 16:17:58 WIB

JawaPos.com – Beberapa anggota komisi B mendatangi Kebun Binatang Surabaya (KBS) setelah ada aduan dari pedagang yang ditertibkan. Mereka menyimpulkan bahwa penataan pedagang di KBS masih kacau.

”Beberapa pedagang sudah dipindahkan ke sentra PKL di dalam. Tapi, lokasinya tidak strategis. Jarang ada pengunjung yang lewat,” ujar anggota komisi B Edi Rachmat. Dia meminta titik sentra PKL dan pedagang dipindahkan lebih dekat ke gerbang masuk.

Di sisi lain, para pedagang yang belum tertampung di dalam KBS juga terus meneriakkan protes. Mereka tidak berjualan dua pekan. Mereka protes karena pengasong masih diperbolehkan berjualan.

Binti Rochmah, anggota komisi B lain, juga mempertanyakan status para pedagang itu. Dia melihat para pedagang tersebut tidak menggunakan rompi. Artinya, tidak ada pembeda pedagang yang resmi dengan yang tidak resmi. ”Itu harus. Biar pengunjung juga merasa aman,” jelasnya.

Persoalan KBS kembali dibahas di komisi C kemarin (25/5). Para pedagang datang sejak siang. Namun, rapat tak kunjung dimulai karena Direktur Utama (Dirut) KBS Chairul Anwar tidak hadir. Wakil Ketua komisi B Anugrah Ariyadi tak mau memulai rapat tersebut. ”Percuma rapat kalau bukan Dirut-nya yang hadir. Sebab, kalau diwakilkan, wakilnya tidak bisa memberi keputusan,” katanya.

Dia lantas menjadwalkan kembali rapat dengan KBS. Dia menyatakan, persoalan pedagang itu harus segera diselesaikan. Mereka terancam tak punya uang jelang Lebaran.

Setelah ditelusuri, persoalan pedagang KBS terjadi karena adanya perubahan pengelolaan di wilayah parkir KBS. Saat kontrak kerja habis, para pedagang juga harus keluar dari KBS. Permasalahan terjadi karena pengelola baru membawa pedagang-pedagang lain masuk ke KBS. ”Kalau niatnya menertibkan, ya jangan ada pedagang lain,” tuturnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : sal/c13/end


Close Ads